Jumat, 15 Mei 2026

Undang Prabowo, Apa yang Ingin Disampaikan Vladimir Putin?

Penulis : Agnes Valentina
19 Jun 2025 | 15:38 WIB
BAGIKAN
Prabowo Subianto yang saat itu masih menjabat sebagai menteri pertahanan RI melakukan pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Rabu (31/7/2024). (Foto: Istimewa)
Prabowo Subianto yang saat itu masih menjabat sebagai menteri pertahanan RI melakukan pertemuan dengan Presiden Federasi Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, Rusia, Rabu (31/7/2024). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id – Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan akan segera melakukan pertemuan secara tertutup dengan jamuan makan siang kenegaraan. Menanti pertemuan keduanya, apa yang ingin disampaikan Vladimir Putin?

Ditemui awak media di St. Petersburg, Rusia, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan akan ada beberapa hal yang pasti dibicarakan dengan kedua negara. Ini terutama berkaitan dengan persoalan regional dan global. 

Terkait pelaksanaan perjanjian pasar bebas (Free Trade Agreement/ FTA) Indonesia dengan Eurasia, Sugiono mengaku tidak bisa memberikan penjelasan lebih lanjut terkait kemungkinan itu. Namun ia berharap agar ada titik terang agar perjanjian pasar bebas itu bisa disetujui oleh pemerintah Rusia.

ADVERTISEMENT

“Tadi, sebenarnya kemarin hal ini juga disampaikan kepada kami pada saat pertemuan saya dengan menteri luar negeri Rusia. Dan tadi juga sudah dilaporkan kepada Bapak Presiden dan mudah-mudahan ada titik terang,” tutur Menlu Sugiono di Rusia, Kamis (19/6/2025).

Selain itu, dia menyampaikan Presiden Prabowo juga akan menyampaikan beberapa hal teknis lainnya yang diharapkan dapat segera diselesaikan juga. Untuk masalah tersebut, dia pun menghimbau untuk menanti penjelasanya dari Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto.

“Tapi ini domainnya Pak Menko Ekonomi, biarkan beliau lah yang mengumumkan,” imbuhnya.

Sugiono menambahkan, selain pertemuan dengan Putin, Presiden Prabowo juga diundang untuk berbicara di Sidang Pleno St. Petersburg International Economic Forum 2025. Forum ini merupakan pamungkas dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden ke Rusia.

Menlu Sugiono berharap seluruh agenda dapat berjalan dengan lancar tanpa kendala. Dia pun meminta para masyarakat dan awak media untuk menanti dengan sabar hasil dari pertemuan kedua negara ini.

“Dan mungkin besok rekan-rekan sekalian bisa mendapatkan detail dari hasil-hasil pertemuan dan pembicaraan yang juga akan disampaikan kepada pers secara terbuka,” tukasnya.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 22 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 25 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia