Goldman Perkirakan Harga Tembaga Tembus Rekor pada Agustus 2025
JAKARTA, investor.id – Tembaga memperpanjang kenaikan harga pada Jumat (27/6/3036). Sebelumnya, Goldman Sachs Group Inc memperkirakan harga tembaga akan naik ke puncaknya pada 2025 sekitar US$ 10.050 per ton per Agustus 2025 lapor Bloomberg, karena pasokan di luar AS semakin ketat.
Para trader tembaga mengalami tekanan besar di Bursa Logam London (LME), setelah premi untuk kontrak spot melonjak. Ketatnya pasokan didorong oleh rekor pengiriman ke AS, setelah proposal tarif memicu lonjakan harga di sana, menguras persediaan lainnya.
Baca Juga:
Harga Emas Terus Melemah, Mengapa?“Pasar tembaga eks-AS telah mengetat, menyebabkan kekhawatiran akan kekurangan tembaga regional, meskipun pasar global saat ini surplus,” tulis analis Goldman termasuk Eoin Dinsmore dalam sebuah catatan pada Kamis (26/6/2025).
Harga tembaga diperkirakan akan terus naik karena pengurangan stok di luar AS yang didorong oleh tarif, berikut sentimen serta aktivitas China yang relatif tangguh, tambah analis Goldman itu. Tarif 25% yang diterapkan pada impor tembaga AS pada September dapat menyebabkan penurunan harga tembaga menjadi sekitar US$ 9.700 per ton pada bulan Desember, kata mereka.
Spread tom/next tembaga premi umkontrak spot terhadap kontrak yang berakhir sehari kemudian — melonjak lagi pada hari Kamis menjadi US$40 per ton.
Tembaga naik 0,6% menjadi US$9.767,50 per ton di LME pada pukul 8 pagi waktu setempat. Seng naik sebanyak 1,1% menjadi US$2.735 per ton, tertinggi dalam sebulan.
Sementara itu, bijih besi di Singapura naik 0,6% menjadi US$93,30 per ton. Kontrak di Dalian juga naik, sementara baja berjangka sedikit berubah di Shanghai.
Editor: Grace El Dora
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler




