Jumat, 15 Mei 2026

Goldman Perkirakan Harga Tembaga Tembus Rekor pada Agustus 2025

Penulis : Grace El Dora
27 Jun 2025 | 23:23 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi tembaga. (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi tembaga. (Sumber: Bloomberg)

JAKARTA, investor.id – Tembaga memperpanjang kenaikan harga pada Jumat (27/6/3036). Sebelumnya, Goldman Sachs Group Inc memperkirakan harga tembaga akan naik ke puncaknya pada 2025 sekitar US$ 10.050 per ton per Agustus 2025 lapor Bloomberg, karena pasokan di luar AS semakin ketat.

Para trader tembaga mengalami tekanan besar di Bursa Logam London (LME), setelah premi untuk kontrak spot melonjak. Ketatnya pasokan didorong oleh rekor pengiriman ke AS, setelah proposal tarif memicu lonjakan harga di sana, menguras persediaan lainnya.

“Pasar tembaga eks-AS telah mengetat, menyebabkan kekhawatiran akan kekurangan tembaga regional, meskipun pasar global saat ini surplus,” tulis analis Goldman termasuk Eoin Dinsmore dalam sebuah catatan pada Kamis (26/6/2025).

ADVERTISEMENT

Harga tembaga diperkirakan akan terus naik karena pengurangan stok di luar AS yang didorong oleh tarif, berikut sentimen serta aktivitas China yang relatif tangguh, tambah analis Goldman itu. Tarif 25% yang diterapkan pada impor tembaga AS pada September dapat menyebabkan penurunan harga tembaga menjadi sekitar US$ 9.700 per ton pada bulan Desember, kata mereka.

Spread tom/next tembaga premi umkontrak spot terhadap kontrak yang berakhir sehari kemudian — melonjak lagi pada hari Kamis menjadi US$40 per ton.

Tembaga naik 0,6% menjadi US$9.767,50 per ton di LME pada pukul 8 pagi waktu setempat. Seng naik sebanyak 1,1% menjadi US$2.735 per ton, tertinggi dalam sebulan.

Sementara itu, bijih besi di Singapura naik 0,6% menjadi US$93,30 per ton. Kontrak di Dalian juga naik, sementara baja berjangka sedikit berubah di Shanghai.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia