Trump Geram ke Powell, tapi Bantah Isu Pemecatan
Pekan lalu, Gedung Putih terlihat mulai membangun dasar hukum untuk menantang Powell. Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran, Russell Vought, mengirim surat kepada Powell yang menyatakan, Trump ‘sangat terganggu’ dengan proyek renovasi dua gedung milik The Fed.
Powell menanggapi dengan meminta inspektur jenderal bank sentral melakukan peninjauan, dan The Fed merilis lembar tanya-jawab publik yang membantah berbagai klaim, termasuk soal ruang makan VIP dan lift mewah yang disebut-sebut menaikkan biaya renovasi.
“Tak ada yang tertipu dengan sikap tiba-tiba Presiden Trump dan Partai Republik soal renovasi bangunan, ini jelas hanya dalih untuk memecat Powell,” kata Senator Elizabeth Warren, Demokrat senior di Komite Perbankan Senat, yang juga dikenal sebagai pengkritik Powell dan satu-satunya anggota yang menolak pencalonan ulang Powell pada 2022.
Para pengambil kebijakan di The Fed sendiri tetap khawatir bahwa inflasi yang sempat mencapai level tertinggi dalam 40 tahun bisa kembali bangkit, terutama jika suku bunga diturunkan terlalu cepat. Jika itu terjadi, harapan akan stabilitas harga bisa pupus dan malah memperlemah ekonomi.
Para analis menilai tekanan politik terhadap Powell kemungkinan akan terus berlanjut dan bisa merusak independensi The Fed, yang selama ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga dan lapangan kerja.
“Pelemahan independensi The Fed akan menambah risiko inflasi, terutama dengan tekanan dari tarif dan ekspektasi inflasi yang sudah meningkat,” kata Kepala Ekonom AS JP Morgan Michael Feroli.
Feroli menambahkan, kisah Trump vs Powell belum selesai, dan tekanan yang terus berlangsung bisa mendorong naik suku bunga jangka panjang karena investor menuntut imbal hasil lebih tinggi untuk mengantisipasi inflasi.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent bahkan menyatakan proses formal untuk mencari pengganti Powell sudah dimulai. Beberapa nama yang disebut termasuk dirinya sendiri, penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett, mantan gubernur The Fed Kevin Warsh, dan Gubernur The Fed saat ini Christopher Waller.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






