Jumat, 15 Mei 2026

Trump Geram ke Powell, tapi Bantah Isu Pemecatan

Penulis : Indah Handayani
17 Jul 2025 | 04:22 WIB
BAGIKAN
Tekanan Presiden AS Donald Trump dan isu mundurnya Gubernur The Fed Jerome Powell membuat pelaku pasar waspada terhadap potensi gejolak harga dolar dan lonjakan indeks saham. (Istimewa)
Tekanan Presiden AS Donald Trump dan isu mundurnya Gubernur The Fed Jerome Powell membuat pelaku pasar waspada terhadap potensi gejolak harga dolar dan lonjakan indeks saham. (Istimewa)

Pekan lalu, Gedung Putih terlihat mulai membangun dasar hukum untuk menantang Powell. Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran, Russell Vought, mengirim surat kepada Powell yang menyatakan, Trump ‘sangat terganggu’ dengan proyek renovasi dua gedung milik The Fed.

Powell menanggapi dengan meminta inspektur jenderal bank sentral melakukan peninjauan, dan The Fed merilis lembar tanya-jawab publik yang membantah berbagai klaim, termasuk soal ruang makan VIP dan lift mewah yang disebut-sebut menaikkan biaya renovasi.

“Tak ada yang tertipu dengan sikap tiba-tiba Presiden Trump dan Partai Republik soal renovasi bangunan, ini jelas hanya dalih untuk memecat Powell,” kata Senator Elizabeth Warren, Demokrat senior di Komite Perbankan Senat, yang juga dikenal sebagai pengkritik Powell dan satu-satunya anggota yang menolak pencalonan ulang Powell pada 2022.

Para pengambil kebijakan di The Fed sendiri tetap khawatir bahwa inflasi yang sempat mencapai level tertinggi dalam 40 tahun bisa kembali bangkit, terutama jika suku bunga diturunkan terlalu cepat. Jika itu terjadi, harapan akan stabilitas harga bisa pupus dan malah memperlemah ekonomi.

ADVERTISEMENT

Para analis menilai tekanan politik terhadap Powell kemungkinan akan terus berlanjut dan bisa merusak independensi The Fed, yang selama ini menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga dan lapangan kerja.

“Pelemahan independensi The Fed akan menambah risiko inflasi, terutama dengan tekanan dari tarif dan ekspektasi inflasi yang sudah meningkat,” kata Kepala Ekonom AS JP Morgan Michael Feroli.

Feroli menambahkan, kisah Trump vs Powell belum selesai, dan tekanan yang terus berlangsung bisa mendorong naik suku bunga jangka panjang karena investor menuntut imbal hasil lebih tinggi untuk mengantisipasi inflasi.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent bahkan menyatakan proses formal untuk mencari pengganti Powell sudah dimulai. Beberapa nama yang disebut termasuk dirinya sendiri, penasihat ekonomi Gedung Putih Kevin Hassett, mantan gubernur The Fed Kevin Warsh, dan Gubernur The Fed saat ini Christopher Waller.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 18 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia