Sabtu, 4 April 2026

Gedung Putih Buka Akun TikTok Pasca Melunaknya Hubungan AS dan China

Penulis : Grace El Dora
20 Aug 2025 | 16:17 WIB
BAGIKAN
Logo TikTok terlihat di ponsel di depan layar komputer yang menampilkan layar beranda TikTok. (Foto: AP/ Michael Dwyer)
Logo TikTok terlihat di ponsel di depan layar komputer yang menampilkan layar beranda TikTok. (Foto: AP/ Michael Dwyer)

TOKYO, investor.id – Pemerintah Amerika Serikat (AS) meluncurkan akun resmi Gedung Putih di media sosial TikTok. Ini terlepas dari anggota parlemen AS sebelumnya memutuskan aplikasi berbagi video pendek yang dimiliki oleh perusahaan China itu merupakan ancaman bagi keamanan nasional.

Peluncuran akun ini, yang tampaknya bertujuan untuk membantu Presiden AS Donald Trump menjangkau audiens yang lebih luas dan lebih muda, dilakukan di tengah meredanya ketegangan antara AS dan China.

Peluncuran ini juga dilakukan menjelang tenggat waktu yang kurang dari satu bulan, di mana ByteDance pemilik TikTok diwajibkan untuk menjual aplikasi tersebut atau menghadapi larangan dari pemerintah federal.

Advertisement

Pada April 2024, Joe Biden selaku pendahulu Trump menandatangani undang-undang federal yang mewajibkan ByteDance menjual versi TikTok di AS atau menghadapi larangan nasional dengan alasan keamanan nasional, setelah undang-undang itu disahkan dengan dukungan bipartisan di Kongres.

Larangan itu seharusnya mulai berlaku pada Januari 2025, namun Trump berulang kali menunda tenggat waktu tersebut, sejak mulai menjabat pada bulan yang sama. Hal itu memberikan lebih banyak waktu bagi perusahaan China itu untuk mencari pembeli yang disetujui oleh pemerintah AS.

Pada Juni 2025 Trump menandatangani perintah eksekutif untuk memperpanjang batas waktu tersebut, yang akan berakhir pada 17 September 2025.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 10 menit yang lalu

Pemda Rusia Wajibkan Perusahaan Setor Nama Karyawan untuk Maju Perang

Pemda Rusia rekrutmen militer terselubung. Perusahaan di Ryazan wajib setor nama karyawan untuk perang di Ukraina demi penuhi kuota tentara.
Market 20 menit yang lalu

Laba Bersih Indocement (INTP) Rp 2,25 Triliun

PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencatat laba bersih Rp 2,25 triliun tahun 2025.
Business 50 menit yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 1 jam yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 1 jam yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 2 jam yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia