Jumat, 15 Mei 2026

Inggris Akan Akui Negara Palestina Akhir Pekan Ini

Penulis : Grace El Dora
18 Sep 2025 | 22:31 WIB
BAGIKAN
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer berpidato saat menjamu perwakilan industri Nuklir Sipil dalam sebuah resepsi di Lancaster House, London, Senin, 15 September 2025 untuk menandai pengumuman kemitraan baru Inggris-AS di bidang nuklir. (Foto: AP/Alberto Pezzali, Pool)
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer berpidato saat menjamu perwakilan industri Nuklir Sipil dalam sebuah resepsi di Lancaster House, London, Senin, 15 September 2025 untuk menandai pengumuman kemitraan baru Inggris-AS di bidang nuklir. (Foto: AP/Alberto Pezzali, Pool)

LONDON, investor.id – Inggris akan secara resmi mengakui negara Palestina akhir pekan ini. Hal ini disampaikan Perdana Menteri (PM) Keir Starmer di akhir kunjungan kenegaraan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menentang keputusan Inggris, lapor surat kabar Times pada Kamis (18/9/2025).

Pada Juli 2025 lalu, Starmer telah memperingatkan pihaknya akan mengambil tindakan tersebut, kecuali Israel mengambil langkah-langkah untuk meringankan penderitaan di Gaza dan mencapai gencatan senjata dalam perang hampir dua tahun dengan Hamas.

Israel mengatakan pengakuan negara Palestina, yang juga telah dikatakan oleh Prancis, Kanada, dan Australia akan mereka lakukan bulan ini, akan menguntungkan Hamas.

ADVERTISEMENT

Tanpa mengutip sumbernya, Times mengatakan Inggris akan membuat pengumuman setelah Trump menyelesaikan kunjungannya pada Kamis. Kementerian Luar Negeri Inggris tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pada Juli 2025 mengatakan, tidak keberatan jika Inggris mengambil langkah seperti itu, tetapi sejak itu AS telah menegaskan penentangannya terhadap tindakan semacam itu oleh sekutu-sekutu Eropanya. Trump, yang saat ini sedang menikmati kunjungan kenegaraan keduanya yang belum pernah terjadi sebelumnya ke Inggris, 

Adapun Starmer sedang mendapat tekanan dari beberapa anggota Partai Buruhnya untuk bersikap lebih tegas terhadap Israel. Ia mengatakan Inggris akan mengakui kenegaraan Palestina di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) minggu depan kecuali Israel mengambil langkah-langkah substantif untuk meredakan situasi di Gaza.

Inggris telah lama mendukung kebijakan "solusi dua negara" untuk mengakhiri konflik di kawasan tersebut, tetapi sebelumnya mengatakan hal ini hanya dapat terwujud jika waktunya tepat.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia