Minggu, 21 Juni 2026

Putin Tawarkan Minyak Rusia ke Eropa Buntut Krisis di Selat Hormuz

Penulis : Natasha Khairunisa
10 Mar 2026 | 13:30 WIB
BAGIKAN
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Pelagiya Tikhonova/Sputnik, Kremlin Pool via AP)
Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Pelagiya Tikhonova/Sputnik, Kremlin Pool via AP)

JAKARTA, investor.id - Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan bahwa perang AS-Israel dengan Iran telah memicu krisis minyak global.

Dikutip dari Yahoo! Finance, Selasa (10/3/2026) Putin menyebut produksi minyak yang bergantung pada jalur Selat Hormuz berisiko segera terhenti.

Harga minyak dunia telah melampaui US$ 100 per barel pada hari Senin menyusul pemblokiran Selat Hormuz, yang menyumbang sekitar seperlima dari aliran minyak dan gas alam cair global. Menanggapi situasi tersebut, Putin menyatakan bahwa Rusia ​​siap untuk kembali bekerja sama dengan negara-negara Eropa dalam menjaga ketersediaan energi.

ADVERTISEMENT

Seperti diketahui, sejumlah negara Barat telah mengurangi ketergantungan pada minyak dan gas dari Rusia sebagai tanggapan terhadap konflik di Ukraina dan sanksi Uni Eropa.

Saat berbicara dalam pertemuan dengan para pejabat pemerintah dan kepala produsen minyak dan gas terkemuka Rusia, Putin mengatakan, Rusia telah berulang kali memperingatkan destabilisasi di Timur Tengah dapat menyebabkan krisis energi dengan implikasi serius bagi ekonomi global.

"Produksi minyak yang bergantung pada Selat Hormuz berisiko berhenti sepenuhnya dalam sebulan ke depan. Produksi tersebut telah mulai menurun, dan fasilitas penyimpanan di wilayah tersebut dipenuhi dengan minyak yang tidak dapat diangkut, juga sangat mahal untuk diangkut," kata Putin.

Putin mengatakan, perusahaan-perusahaan Rusia dapat memanfaatkan situasi saat ini di Timur Tengah, meskipun ia lonjakan harga minyak diyakini bersifat sementara. 

"Kami siap bekerja sama dengan Eropa juga. Tetapi kami membutuhkan beberapa sinyal dari mereka bahwa mereka siap dan bersedia bekerja sama dengan kami dan akan memastikan keberlanjutan dan stabilitas ini," terang Putin.

Pekan lalu, Putin telah menginstruksikan pemerintahannya untuk mempertimbangkan mengalihkan aliran minyak dan gas Rusia yang tersisa dari Eropa, sebelum Uni Eropa mulai memberlakukan keputusannya untuk sepenuhnya melarang bahan bakar fosil dari negara tersebut.

Editor: Natasha Khairunisa

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 5 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 7 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia