Masyarakat Ekonomi Digital ASEAN 2045
Oleh Lili Yan Ing dan Yessi Vadila *)
Seratus besar topik yang paling banyak dicari dan diperbicangkan belakangan ini terkait dengan satu kata: digital! Semua yang Anda pikirkan, lihat, katakan, dan kerjakan pasti sedikit banyak ada kaitannya dengan digital – dalam era di mana digital telah mengisi semua sudut hidup kita.
Salah satu isu penting dari 125 pasal dalam Pernyataan Ketua ASEAN termaktub di Pasal 60, yang menyebutkan, "…demi mencapai transformasi digital yang inklusif menuju Masyarakat Ekonomi Digital ASEAN 2045."
Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN telah digelar pada tanggal 9 hingga 11 Mei lalu, dan masih ada satu lagi KTT pada 5-7 September 2023.
Pertama, mari renungkan sejenak makna penting KTT ASEAN dalam upaya membentuk visinya. Pada 2003, ASEAN sepakat untuk membentuk Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) dengan tenggat pada 2020, yang kemudian dipercepat menjadi 2015. Pada 2011, ASEAN memutuskan untuk mewujudkan integrasi dengan Asia Timur melalui skema Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional atau Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), yang mencakup 10 negara anggota ASEAN dan lima negara mitra dagang dan investasi.
Jika digabungkan, 15 negara tersebut mencakup sepertiga populasi global. Negara-negara dalam RCEP juga mewakili 30% PDB global, 27% perdagangan global, dan 30% investasi asing langsung (FDI), sehingga menjadikan kelompok ini sebagai blok ekonomi yang pengaruhnya makin kuat di perekonomian global.
Kedua, kita coba pahami logika di balik pembentukan Masyarakat Digital ASEAN 2045. ASEAN secara umum punya sejarah panjang tentang kolonialisme dan imperialisme, yang berlangsung sejak abad ke-17 hingga abad ke-20.
Meskipun sudah merdeka, banyak negara di Asia yang sampai sekarang masih menghadapi dampak kolonialisme dan imperialisme, seperti kesenjangan ekonomi, ketidakstabilan politik, dan pertikaian sosial.
Karena sejarah panjang kolonialisme dan imperialisme ini, sangat penting untuk menjaga ASEAN sebagai “kawasan damai" yang tidak berpihak dan merdeka secara politik dan ekonomi.
Dengan bercermin pada masa lalu, negara-negara ASEAN bisa lebih mampu mengatasi tantangan-tantangan di masa sekarang dan bekerja mewujudkan masa depan yang adil dan sejahtera bagi semua.
Bersama-sama, ASEAN bisa mengatasi tantangan zaman sekarang dan bekerja mewujudkan masa depan yang adil dan sejahtera bagi semua melalui pembentukan Masyarakat Digital ASEAN 2045.
Ketiga, ketegangan geopolitik saat ini diperkirakan akan makin meningkat dan telah mengubah dunia menjadi multi-kutub karena dominasi yang hegemonik hanya menghasilkan pembangunan yang tidak berkelanjutan (unsustainable development).
Pergeseran ini menciptakan peluang dan momentum bagi negara-negara dengan kekuatan ekonomi menengah (middle-power) seperti Brasil, Korea Selatan, Afrika Selatan, dan negara-negara di Asia Tenggara untuk tampil ke depan dan memainkan peran lebih besar di masyarakat global yang multi kutub dan kian dinamis.
Meningkatnya kekuatan negara-negara yang perekonomiannya mulai bangkit ini tidak bisa diremehkan, karena globalisasi akan memungkinkan terciptanya lintas-koneksi dan rantai perdagangan bilateral di antara negara-negara middle-power (Siddiqui, 2021).
Sangat penting bagi negara-negara ini untuk menggunakan pengaruh ekonomi-politik mereka yang makin kuat guna mendorong kerja sama dan kolaborasi yang lebih luas dengan masyarakat internasional.
Kebangkitan negara-negara middle-power tersebut diiringi oleh kemampuan mereka untuk menjalankan pembangunan yang lebih berkelanjutan dan adil dan mewujudkan pertumbuhan yang inklusif.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaBERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Tag Terpopuler
Terpopuler






