Pertemuan Ketiga DEWG G20 Labuan Bajo Bahas Penguatan Perlindungan Data Lintas Negara
LABUAN BAJO - Pertemuan ketiga Kelompok Kerja Ekonomi Digital atau Digital Economy Working Group (DEWG) G20 yang berlangsung di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur pada 20-22 Juli 2022, mengagendakan lokakarya (workshop) untuk membahas arus data lintas batas (cross-border data flow/CBDF). Lokakarya yang digelar pada hari terakhir penyelenggaraan DEWG G20 Labuan Bajo ini, diharapkan dapat menyeimbangkan kepentingan multi stakeholder pada isu CBDF.
CBDF merupakan isu ketiga yang diangkat Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) selaku penyelenggara DEWG G20. Dua isu lainnya yakni Post Covid-19 Recovery and Connectivity, dan Digital Skills and Digital Literacy, telah dibahas dalam agenda DEWG G20 sebelumnya.
Ketiga isu tersebut diharapkan mendorong ruang digital bermanfaat dan data yang bernilai tinggi secara ekonomis. Selain itu juga memperhatikan aspek kedaulatan data dalam kaitan dengan geopolitik dan geostrategis. Melalui DEWG, Pemerintah Indonesia telah menetapkan prinsip-prinsip tata kelola data yang diletakkan di dalam perundingan-perundingan seperti yang berkaitan dengan Lawfulness, Fairness, Transparency, dan Reciprocity.
Menkominfo Buka Pertemuan Ketiga DEWG G20
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Dirjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, konektivitas komputer dan data yang terjadi di seluruh dunia saat ini membuat arus data lintas batas tidak terhindarkan.
Kondisi tersebut, menurut Semuel, menciptakan potensi teknologi dan ekonomi digital baru seperti kecerdasan buatan (AI) hingga blockchain.
Meski demikian, terdapat permasalahan yang muncul pada isu aliran data lintas batas yang melekat pada wilayah dan yurisdiksi negara.
Untuk itu, kata dia, Pemerintah harus menyeimbangkan antara kebutuhan untuk mengizinkan data investasi lintas batas dan melindungi hak-hak dasar. Salah satunya adalah data pribadi, yang merupakan aspek paling kontroversial.
Bahas 2 Agenda Prioritas, Pertemuan DEWG G20 Labuan Bajo Berlangsung Produktif
"Langkah-langkah perlindungan data pribadi dalam aliran data lintas batas di tiap negara memiliki sistem hukum dan budaya yang berbeda. Kami menyadari bahwa memaksimalkan potensi internet dalam menciptakan barang dan jasa digital baru dan mengembangkan lingkungan yang kondusif untuk ekonomi digital memerlukan elemen yang dapat dipahami namun tidak dapat ditentukan, yaitu kepercayaan," jelas dia saat membuka 'Workshop on the Identification of Measures in Balancing Interest of Multistakeholder on CBDF' sebagai bagian dari Pertemuan ketiga DEWG G20 di Labuan Bajo, Jumat (22/7/2022).
Semuel menegaskan, kepercayaan menjadi elemen yang dibutuhkan untuk mengatasi kurangnya kerangka hukum yang harmonis dalam perlindungan data pribadi secara virtual, karena dapat mengurangi ketidakpastian.
"Konsep aliran data lintas batas tampaknya telah dikembangkan menjadi aliran bebas data dengan kepercayaan. Langkah selanjutnya adalah bagaimana kita bisa membangun kepercayaan itu," ungkap dia.
Menurut Semuel, salah satu pendekatannya adalah dengan menemukan kesamaan antara sistem di seluruh instrumen untuk memfasilitasi aliran data lintas batas. Sehingga, kepercayaan akan tumbuh untuk menyelesaikan masalah aliran data lintas batas.
Lokakarya ini, kata Semuel, bertujuan untuk mengidentifikasi kesamaan dan mendorong interkonektivitas pada aliran data lintas batas dengan bertukar pandangan dan perspektif tentang praktik-praktik terbaik di masing-masing negara untuk menerapkan tata kelola data.
Belum Terdaftar, Kemenkominfo Ancam Blokir 14 Platform PSE Besar
"Lokakarya ini akan menjadi kesempatan besar bagi semua pemangku kepentingan untuk berbagi perspektif tentang masalah ini dan memperkaya dialog di antara anggota G20 selama sesi pertemuan kelompok lokakarya ekonomi digital," tutup dia.
Editor: Eva Fitriani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






