Tuntaskan Akuisisi Link Net (LINK), Begini Rencana XL Axiata (EXCL)
JAKARTA, Investor.id - Pasca akuisisi bersama Axiata Group Berhad (Axiata) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL) atas 66,03% saham PT Link Net Tbk (LINK), berbagai peluang kerja sama mulai direalsiasikan.
Kerja sama pertama yang direalisasikan, yaitu XL Axiata bersama Link Net bersinergi meluncurkan layanan konvergensi internet melalui produk kolaborasi First Media dan XL Axiata. Kolaborasi ini menggabungkan layanan internet milik First Media dengan paket kuota bersama XL, yaitu berupa layanan data internet berkuota besar.
Group Head Mass Segment XL Axiata Lyra Filiola menyampaikan, setelah akuisisi tersebut, peluang kerja sama terus dieksplorasi oleh kedua pihak. Namun benang merah kolaborasi ini adalah mewujudkan visi XL Axiata sebagai penyedia layanan konvergensi terdepan di Indonesia yang menggabungkan layanan internet fix broadband dan internet selular.
“Peluang kerja sama ini masih terus dieksplor oleh tim. Ada beberapa opportunity yang sedang dielaborasi oleh tim,” kata Lyra dalam peluncuran layanan konvergensi sinergi Link Net dan XL Axiata, di Jakarta, Kamis (20/10/2022).
Layanan konvergensi sinergi XL Axiata dan Link Net ini dinilai paling memungkinkan untuk diluncurkan lebih dulu karena produknya sangat dibutuhkan masyarakat.
“Sejak beberapa tahun lalu, XL Axiata sudah mencanangkan visi perusahaan ingin menjadi operator konvergensi terdepan di Indonesia. Produk kolaborasi yang kita luncurkan bersama Link Net ini juga sejalan dengan visi XL Axiata tersebut,” kata Lyra.
Deputy Chief Marketing Officer Link Net Santiwati Basuki menjelaskan, layanan konvergensi internet ini memiliki banyak keuntungan bagi pelanggan First Media. Untuk penggunaan di dalam rumah, pelanggan mempunyai akses layanan internet cepat tanpa batasan kuota (unlimited), sedangkan untuk penggunaan internet di luar rumah, pelanggan First Media diberikan kemudahan dengan paket kuota bersama dari XL Axiata dengan jangkauan luas, kuota besar dan dapat dibagikan ke seluruh anggota keluarga.
“Kolaborasi ini memberi nilai lebih karena pelanggan juga dapat menikmati hiburan TV kabel, penyimpanan online hingga layanan OTT hanya dalam satu paket dengan harga mulai dari Rp 300.000-an per bulan. Kami optimis produk ini mampu menjadi juaranya internet di dalam dan di luar rumah,” kata Santiwati.
Seperti diberitakan sebelumnya, Axiata Group Berhad dan XL Axiata telah menyelesaikan akuisisi bersama atas 66,03% saham Link Net dengan harga sekitar RM 2,63 miliar. Pasca penyelesaian akuisisi, Axiata Investments (Indonesia) Sdn Bhd, anak perusahaan yang secara tidak langsung dimiliki Axiata, dan XL Axiata memegang masing-masing sebesar 46,03% dan 20,00% dari gabungan keseluruhan saham Link Net sebesar 66,03%.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler




