Kamis, 14 Mei 2026

Linknet Perkuat Kemitraan Strategis dengan EJIP

Penulis : Thresa Sandra Desfika
13 Mei 2026 | 16:58 WIB
BAGIKAN
Dari kiri ke kanan: Ronald C. Lesmana - Chief Enterprise Business Officer Linknet; Kanishka G. Wickrama - Chief Executive Officer Linknet; Kenichiro Yoshida - President Director EJIP; Andy Rif'at Jusuf - Director EJIP. Ist
Dari kiri ke kanan: Ronald C. Lesmana - Chief Enterprise Business Officer Linknet; Kanishka G. Wickrama - Chief Executive Officer Linknet; Kenichiro Yoshida - President Director EJIP; Andy Rif'at Jusuf - Director EJIP. Ist

JAKARTA, investor.id - PT Link Net Tbk (LINK) atau Linknet memperkuat kemitraan strategis dengan PT East Jakarta Industrial Park (EJIP) melalui penandatanganan addendum kerja sama dalam pengelolaan infrastruktur telekomunikasi dan solusi Internet of Things (IoT) di kawasan industri EJIP.

Kini, kerja sama tersebut diperluas dengan penambahan layanan IoT melalui solusi AI-Powered CCTV guna meningkatkan keamanan kawasan dan efisiensi operasional. Solusi ini mencakup pemantauan perimeter security untuk area perbatasan EJIP, traffic management untuk mendeteksi parkir liar serta memantau kecepatan kendaraan, hingga water level detection untuk memantau ketinggian air sebagai langkah mitigasi risiko lingkungan.

Sebelumnya, Linknet telah menyediakan layanan dedicated internet untuk mendukung kebutuhan konektivitas tenant di kawasan industri tersebut. Dengan perluasan layanan ini, Linknet semakin memperkuat perannya dalam menghadirkan konektivitas yang stabil, aman, dan berketahanan tinggi untuk mendukung aktivitas bisnis tenant selama 24/7.

ADVERTISEMENT

Menanggapi kolaborasi ini, Andy Rif’at Jusuf, Direktur EJIP menyampaikan, transformasi digital adalah kunci untuk meningkatkan daya saing kawasan industri di era modern. Kami menyambut baik perluasan kemitraan dengan Linknet yang membawa solusi AI-Powered CCTV dan infrastruktur IoT canggih ke dalam kawasan EJIP.

"Peningkatan teknologi ini bukan sekadar pembaruan fasilitas, melainkan investasi strategis untuk menjamin keamanan maksimal dan efisiensi operasional bagi seluruh tenant kami," paparnya dalam keterangan resmi, Rabu (13/5/2026).

Dengan sistem manajemen lalu lintas yang lebih cerdas dan deteksi dini risiko lingkungan melalui water level detection, kami yakin EJIP akan menjadi kawasan industri yang semakin tangguh, aman, dan menjadi rumah yang ideal bagi pertumbuhan bisnis manufaktur global.

Addendum ini menjadi langkah strategis bagi EJIP dalam menghadirkan kawasan industri yang semakin modern, aman, dan terintegrasi secara digital, sekaligus memperkuat kesiapan kawasan dalam menjawab kebutuhan operasional tenant yang semakin dinamis melalui dukungan infrastruktur konektivitas dan solusi IoT yang andal.

Sejalan dengan hal tersebut, Linknet menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan solusi teknologi yang relevan dan berkelanjutan bagi sektor industri di Indonesia.

Ronald C. Lesmana, Chief Enterprise Business Officer Linknet menegaskan, addendum ini menunjukkan bahwa Linknet tidak hanya menyediakan layanan internet, tetapi juga berperan sebagai penyedia infrastruktur teknologi yang andal bagi kawasan industri strategis di Indonesia. 

"Melalui konektivitas yang stabil dan solusi IoT yang tepat guna, kami ingin membantu tenant menjalankan operasional bisnis dengan lebih aman, efisien, dan berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan solusi digital yang relevan dan berdampak bagi pertumbuhan industri nasional," pungkasnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 34 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia