Jumat, 15 Mei 2026

Telkom: Dunia Metaverse Sudah Terjadi Saat Ini

Penulis : Emanuel Kure
18 Jan 2023 | 19:00 WIB
BAGIKAN
 Ery Punta, Deputy EVP PT Telkom Indonesia (persero) Tbk (Telkom) dalam acara Indonesia Metaverse Show 2023 di Jakarta, Rabu (18/1/2023). (Foto: Tangkapan layar)
Ery Punta, Deputy EVP PT Telkom Indonesia (persero) Tbk (Telkom) dalam acara Indonesia Metaverse Show 2023 di Jakarta, Rabu (18/1/2023). (Foto: Tangkapan layar)

JAKARTA,investor.id- Teknologi metaverse digadang-gadang bakal menjadi salah satu teknologi yang memberikan banyak manfaat bagi ekositem teknologi, maupun bagi user atau masyarakat pengguna.

Secara gamblang, teknologi ini sebenarnya sudah digunakan oleh masyarakat, tertutama di Indonesia. Melalui teknologi ini, orang dapat berkatifitas layaknya di dunia nyata, seperti bekerja, bermain, belajar, maupun berdoa.

Sehingga, disimpulkan, teknologi metaverse bukanlah teknologi yang bakal muncul di tahun-tahun mendatang dan kemudian menjadi booming, tetapi sejatinya teknologi metaverse ini sudah ada dan terjadi saat ini.

ADVERTISEMENT

“Jadi sebenarnya kita suda dapatin sesuatu di metaverse. Mungkin sudah ada beberapa yang melakukan. Tetapi apakah itu (metaverse) menjadi teknologi yang akan datang di masa depan? Jawabannya, adalah masa kini. Karena saat ini sudah ada yang lakukan itu,” kata Ery Punta, Deputy EVP PT Telkom Indonesia (persero) Tbk (Telkom) dalam acara Indonesia Metaverse Show 2023 di Jakarta, Rabu (18/1/2023).

Menurut Ery, melalui metaverse banyak kehidupan yang akan bertransformasi. Karena, akan ada banyak hal yang berubah, karena kita memasuki dalam suatu dunia yang baru. Dunia baru yang dimaksud, bukanlah offline to online, atau online to online, tetapi hybrid (Phisical and digital).

“Tetapi ada satu hal yang jadi kunci di situ, bahwa ternyata kita masuk ke era hybrid. Jadi, phisical and digital. Jadi, sekarang apa sih yang enggak bisa digital, kan begitu? Orang bilang metaverse itu digital twins. Jadi apa yang kita lakukan di dunia nyata bisa kita lakukan di di metaverse,” ujar Ery.

“Jadi kalau ditanya, mau belajar, mau bekerja, kalau kemarin ditanya ngaji bisa gak di metaverse, bisa. Jadi, aspek-aspek kehiduapn banyak di metaverse,” lanjut Ery.

Ery melanjutkan, karena metaverse adalah suatu dunia yang baru, akan banyak skill baru yang dibutuhkan untuk memasuki dunia ini. Namun, pada dasarnya, dunia metaverse hampir sama dengan dunia nyata.

“Metaverse itu kalau dalam bahasa Indonesia ternyata ada namanya yaitu metamesta. Jadi, ini dunia baru. Artinya sosial life di metaverse adalah kehidupan yang baru. Jadi apa yang harus disiapkan? Bagaimana kita harus beretika. Apalagi ketika kita masuk ke dunia metaverse tadi, kita bakalan gagap enggak? Penguasaan teknologi seperti apa? Terus kemudian, cara kita bergaul seperti apa? Oleh karena itu, ayo kita belajar, jangan ragu untuk memasuki dunia yang baru,” tegas Ery.


 

Editor: Emanuel

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia