Jumat, 15 Mei 2026

Indico Inisiasi Digitalisasi Pertanian di Wonogiri, Jawa Tengah

Penulis : Abdul Muslim
26 Feb 2023 | 21:11 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Indico mendigitalisasi pertanian untuk meningkatkan produksi. (IST)
Ilustrasi Indico mendigitalisasi pertanian untuk meningkatkan produksi. (IST)

JAKARTA, investor.id - Indico, anak perusahaan Telkomsel yang berfokus pada pengembangan ekosistem digital, membuka peluang untuk berkontribusi pada sektor teknologi agrikultura (agritech). Indico kini mengelola platform digital food ecosystem (DFE) yang sebelumnya diinkubasi Telkomsel.

DFE merupakan inisiatif Telkomsel di bidang agritech yang kini dikelola Indico. Sebagai bagian dari misi BUMN untuk berkontribusi membangun ketahanan pangan nasional, DFE menggunakan aset dan kapabilitas yang dimiliki oleh Telkomsel untuk pemberdayaan petani.

Sebagai langkah awal, Indico bersama Tanivest menggandeng Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Tani Makmur dalam digital contract farming. Kerja sama ini diharapkan mampu membantu sekitar 50 petani beras di Wonogiri, Jawa Tengah, untuk meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya.

ADVERTISEMENT

Chief Tech & Product Officer Indico Luthfi K Arif mengatakan, kolaborasi digital contract farming menjadi langkah awal strategis dalam mengembangkan ekosistem digital di sektor pertanian.

“Dengan memanfaatkan aset Telkomsel, kami optimistis bisa memberikan kontribusi signifikan yang akan meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Luthfi, dikutip Minggu (26/2/2023).

Upaya Indico untuk memberikan kontribusi teknologi dan pemberdayaan petani dimulai dengan membangun kerja sama strategis dengan Tanivest, agritech enabler asal Solo. Bersama Tanivest, Indico menjangkau para petani di Jawa Tengah.

Dalam pilot project tersebut, Indico akan mengimplementasikan solusi pertanian berbasis teknologi di 40 hektare lahan sawah di Kecamatan Selogiri, Wonogiri. Para petani di wilayah tersebut akan mempelajari teknik pertanian modern dengan memanfaatkan teknologi internet of things (IoT) Telkomsel dan digitalisasi pertanian. Implementasi teknologi tersebut diharapkan bisa memproduksi 200 ton beras.

Melalui metode pertanian yang presisi, Indico akan membantu petani dalam menerapkan prosedur operasional penanaman melalui revitalisasi lahan, pemanfaatan sensor IoT, dan penggunaan drone untuk penyiraman lahan.

Indico juga akan membantu petani melalui pendampingan dari peneliti pertanian (agronomis) dan pengadaan sarana produksi (saprodi) pertanian. Indico akan berupaya memastikan hasil panen petani terserap dan membuka akses pasar untuk memperoleh hasil panen tersebut.

“Kami merasa senang dan antusias untuk bekerja sama dengan Indico. Kami sangat menantikan perubahan yang terjadi dalam peningkatan hasil panen dan kesejahteraan petani di masa depan,” ungkap Ketua Gapoktan Tani Makmur Kecamatan Selogiri, Wonogiri, Bambang Setiadi.

Pilot Project

Pilot project tersebut menjadi fase awal bagi Indico untuk membangun solusi pertanian yang presisi. Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi membangun ketahanan pangan nasional dengan memberdayakan petani melalui digitalisasi yang akan meningkatkan nilai komersial hasil panen.

Melalui kemitraan strategis dengan Tanivest, Indico juga berencana untuk terus memperluas lahan menjadi 120 hektare di Wilayah Jawa Tengah pada semester pertama tahun ini.

Untuk mengembangkan platform DFE, ke depan, Indico akan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait, antara lain penyedia saprodi, pemerintah daerah, institusi akademik dan pusat penelitian, serta start-up agritech lain.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia