Kamis, 14 Mei 2026

Flash Coffee Tawarkan Kopi Jawa Eksklusif pada 1-7 Oktober

Penulis : Kunradus Aliandu
4 Okt 2021 | 08:05 WIB
BAGIKAN
Flash Coffee
Flash Coffee

JAKARTA, investor.id - Dalam beberapa tahun terakhir, kultur kopi di Indonesia berkembang pesat dengan semakin banyak pengusaha muda membuka kafe, yang dikunjungi peminum kopi artisan dari kalangan milenial. Untuk memperingati Hari Kopi Internasional, Flash Coffee, salah satu rantai kedai kopi berbasis teknologi dengan pertumbuhan tercepat di Asia, mengajak konsumen untuk merayakan keagungan kopi Indonesia. Sebab Indonesia memiliki jejak besar dalam industri kopi global, dan Flash Coffee di Indonesia hanya menyeduh biji kopi asli Indonesia yang terbaik.

Di kedai-kedai Flash Coffee Indonesia, minuman kopi kita selalu dibuat dengan campuran biji kopi Toraja, Aceh Gayo, dan Kintamani. House blend ini memiliki paduan aroma coklat, kacang dan buah-buahan, dengan kadar kafein dan keasaman sedang. Untuk Hari Kopi Internasional, Flash Coffee memberi penghormatan kepada pulau Jawa, dimana kisah kopi Indonesia dimulai. Pada 1696, koloni Belanda menumbuhkan perkebunan kopi pertama di Pulau Jawa. Biji kopi yang dihasilkan masuk ke pasar Barat, sehingga melahirkan istilah “a cup of Java” atau secangkir kopi Jawa.

“Indonesia telah menanam kopi selama lebih dari 400 tahun. Sejak abad ke-18 di Eropa, kopi 'Java' sudah dikenal secara internasional. Di Jawa Barat, kopi Ciwidey masih populer hingga saat ini dan diakui sebagai salah satu kopi spesialti terbaik di dunia. Dalam rangka Hari Kopi Internasional kami menyediakan kopi Ciwidey selama satu minggu di toko-toko Flash Coffee tertentu, supaya konsumen bisa merasakan sejarah ‘a cup of Java’,” kata Maxime Chaury, Managing Director Flash Coffee untuk Indonesia.

pakar kopi dan Pelatih Barista Kopi Flash, Dennaner Silmy mengatakan, Indonesia merupakan produsen kopi terbesar keempat di dunia. “Yang membedakan Indonesia dengan negara produsen kopi lainnya adalah kita memiliki kopi single origin terbanyak di dunia. Karena Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya akan pegunungan dan tanah vulkanik, maka Indonesia bisa menghasilkan seratus varian kopi dengan rasa buah, cokelat, bunga, rempah-rempah dan beragam rasa lainnya,” kata Dennaner Silmy.

Sementara yang membedakan Flash Coffee dengan rantai kedai kopi lainnya di Indonesia adalah eksklusif menggunakan kopi Indonesia, bersumber dari pusat penyangraian yang menerima biji Arabika terbaik dari Toraja, Aceh dan Bali. “Saat ini kami berkembang pesat di wilayah Jabodetabek, namun tujuan jangka panjang Flash Coffee untuk Indonesia adalah untuk menyajikan kopi berkualitas dengan harga terjangkau dari Sabang sampai Merauke,”ujarnya.

 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 21 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 51 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia