Flash Coffee Tawarkan Kopi Jawa Eksklusif pada 1-7 Oktober
JAKARTA, investor.id - Dalam beberapa tahun terakhir, kultur kopi di Indonesia berkembang pesat dengan semakin banyak pengusaha muda membuka kafe, yang dikunjungi peminum kopi artisan dari kalangan milenial. Untuk memperingati Hari Kopi Internasional, Flash Coffee, salah satu rantai kedai kopi berbasis teknologi dengan pertumbuhan tercepat di Asia, mengajak konsumen untuk merayakan keagungan kopi Indonesia. Sebab Indonesia memiliki jejak besar dalam industri kopi global, dan Flash Coffee di Indonesia hanya menyeduh biji kopi asli Indonesia yang terbaik.
Di kedai-kedai Flash Coffee Indonesia, minuman kopi kita selalu dibuat dengan campuran biji kopi Toraja, Aceh Gayo, dan Kintamani. House blend ini memiliki paduan aroma coklat, kacang dan buah-buahan, dengan kadar kafein dan keasaman sedang. Untuk Hari Kopi Internasional, Flash Coffee memberi penghormatan kepada pulau Jawa, dimana kisah kopi Indonesia dimulai. Pada 1696, koloni Belanda menumbuhkan perkebunan kopi pertama di Pulau Jawa. Biji kopi yang dihasilkan masuk ke pasar Barat, sehingga melahirkan istilah “a cup of Java” atau secangkir kopi Jawa.
“Indonesia telah menanam kopi selama lebih dari 400 tahun. Sejak abad ke-18 di Eropa, kopi 'Java' sudah dikenal secara internasional. Di Jawa Barat, kopi Ciwidey masih populer hingga saat ini dan diakui sebagai salah satu kopi spesialti terbaik di dunia. Dalam rangka Hari Kopi Internasional kami menyediakan kopi Ciwidey selama satu minggu di toko-toko Flash Coffee tertentu, supaya konsumen bisa merasakan sejarah ‘a cup of Java’,” kata Maxime Chaury, Managing Director Flash Coffee untuk Indonesia.
pakar kopi dan Pelatih Barista Kopi Flash, Dennaner Silmy mengatakan, Indonesia merupakan produsen kopi terbesar keempat di dunia. “Yang membedakan Indonesia dengan negara produsen kopi lainnya adalah kita memiliki kopi single origin terbanyak di dunia. Karena Indonesia adalah negara kepulauan yang kaya akan pegunungan dan tanah vulkanik, maka Indonesia bisa menghasilkan seratus varian kopi dengan rasa buah, cokelat, bunga, rempah-rempah dan beragam rasa lainnya,” kata Dennaner Silmy.
Sementara yang membedakan Flash Coffee dengan rantai kedai kopi lainnya di Indonesia adalah eksklusif menggunakan kopi Indonesia, bersumber dari pusat penyangraian yang menerima biji Arabika terbaik dari Toraja, Aceh dan Bali. “Saat ini kami berkembang pesat di wilayah Jabodetabek, namun tujuan jangka panjang Flash Coffee untuk Indonesia adalah untuk menyajikan kopi berkualitas dengan harga terjangkau dari Sabang sampai Merauke,”ujarnya.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026
DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.Tag Terpopuler
Terpopuler



