Konsumsi Layanan Streaming Hiburan Meningkat 40%
JAKARTA, investor.id - Konsumsi layanan streaming hiburan/over-the-top (OTT) meningkat 40% dari tahun ke tahun. Indonesia memimpin konsumsi OTT di Asia Tenggara. Menurut data, pada 2021, total jumlah menit video streaming adalah 2,5 triliun menit, premium video tercatat ada 200 miliar menit.
Karena itu, sejalan dengan visi Transvision untuk terus menyediakan layanan dan tayangan informatif, edukatif serta menghibur bagi seluruh segmen pelanggan di dalam dan luar negeri, Transvision yang merupakan bagian dari Transmedia, unit bisnis CT Corpora, meluncurkan sebuah platform baru yaitu CubMu. CubMu menawarkan ratusan channel Live TV, ribuan Video on Demand (VOD) berkualitas HD langsung dari penyedia konten ke pelanggan.
“CubMu merupakan sebuah platform marketplace untuk berbagai konten video baik dalam format Linear TV atau On-Demand. CubMu menghadirkan channel TV lokal yang lengkap, channel Film, berita, musik, edukasi, hiburan barat dan asia, anak, gaya hidup, religi dan olahraga. CubMu juga menghadirkan ribuan koleksi Video On-Demand dari Hollywood, K-Drama, serta berbagai konten eksklusif dari Transmedia. CubMu dapat diakses dimana saja menggunakan berbagai perangkat seperti komputer, handphone maupun smart TV yang terintegrasi dengan browser,” ujar Direktur Utama Transvision, Peter F Gontha di Jakarta, Rabu 20 April 2022.
CubMu, kata Peter, dapat terkoneksi menggunakan jaringan internet apapun sehingga CubMu sangat tepat menemani perjalanan mudik tahun ini. CubMu dapar diakses melalui www.cubmu.com.
Transvision, kata Peter, mengajak seluruh masyarakat untuk mencoba akses dan mengeksplorasi beragam konten yang tersedia di platform terbaru ini. Cara aksesnya sangat mudah. Hubungkan desktop, tablet atau ponsel dengan layanan internet. Buka www.CubMu.com lalu klik Daftar. Lengkapi data Anda atau Login/Daftar dengan menggunakan akun Google/Apple. Lalu, konfirmasi nomor telepon dan setelah berhasil, bebas menjelajahi CubMu dan menikmati berbagai konten di dalamnya. CubMu juga dapat diunduh melalui Google Play Store dan App Store.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya
Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI
Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban
Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.Tag Terpopuler
Terpopuler

