Jumat, 15 Mei 2026

Cegah Gangguan Ginjal pada Anak, IDAI Imbau Nakes Hentikan Resep Obat Sirup

Penulis : Maria Fatima Bona
20 Okt 2022 | 08:54 WIB
BAGIKAN
Sejumlah obat batuk sirup yang dikumpulkan di Banjul, ibu kota Gambia pada 6 Oktober 2022. (FOTO: MILAN BERCKMANS / AFP)
Sejumlah obat batuk sirup yang dikumpulkan di Banjul, ibu kota Gambia pada 6 Oktober 2022. (FOTO: MILAN BERCKMANS / AFP)

JAKARTA, Investor.id -  Menyikapi situasi  gangguan ginjal akut progresif atipikal yang melanda beberapa anak di Indonesia,  Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter  Anak Indonesia (IDAI)  dr. Piprim Basarah Yanuarso mengimbau agar tenaga kesehatan (nakes) dan rumah sakit, yakni menghentikan sementara peresepan obat sirup yang diduga terkontaminasi etilen glikol atau dietilen glikol sesuai  hasil  investigasi  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Piprim menuturkan, bila memerlukan obat sirup khusus, misalnya obat anti epilepsi atau lainnya yang tidak dapat diganti sediaan lain harap konsultasi dengan dokter spesialis anak atau konsultan anak.

Cegah Gangguan Ginjal pada Anak, IDAI Imbau Nakes Hentikan Resep Obat Sirup
Ketua Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso saat membacakan imbauan terkait situasi gangguan ginjal akut progresif atipikal, Kamis (20/10/2022).

“Jika diperlukan tenaga kesehatan dapat meresepkan obat pengganti yang tidak terdapat dalam daftar dugaaan   obat terkontaminasi  atau dengan jenis sediaan lain   seperti  suppositoria  yakni obat yang dimasukan dalam anus  atau mengganti dengan obat puyer  dalam bentuk tunggal atau monoterapi,” kata Piprim saat membacakan imbauan terkait situasi  gangguan ginjal akut progresif atipikal, Kamis (20/10/2022).

ADVERTISEMENT

Piprim menegaskan, peresepan obat puyer tunggal hanya  boleh dilakukan oleh dokter dengan memperhatikan dosis berdasarkan  berat badan, kebersihaan pembuatan, dan tata cara pemberian.

Selain itu, IDAI juga mengimbau nakes untuk  melakukan pemantauan secara ketat  terhadap tanda awal  gangguan ginjal akut  progresif atipikal  baik yang dirawat inap maupun  rawat jalan. Sementara itu, rumah sakit  agar meningkatkan kewaspadaan deteksi dini gangguan ginjal akut progresif atipikal secara kolaboratif  mempersiapkan penanganan kasusnya.

Kemudian, IDAI juga mengimbau masyarakat untuk sementara waktu agar tidak membeli obat bebas tanpa rekomendasi  tenaga kesehatan sampai didapatkan hasil  investigasi menyeluruh oleh Kemenkes  dan BPOM.

“Masyarakat hendaknya tetap  tenang dan waspada terhadap  gejala gangguan ginjal  akut progresif atipikal seperti berkurangnya  atau tidak adanya  buang air kecil secara mendadak,” ucap Piprim.

IDAI juga mengimbau sebaiknya mengurangi aktivitas  anak-anak khususnya balita yang menyebabkan terpapar risiko infeksi  seperti dalam kerumunan, ruang tertutup, tidak menggunakan masker, dan lain-lain.

“Demikian imbauan ini dibuat agar dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Mudah-mudahan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa menjaga kita semua dari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan dan kita bisa sehat,” ucapnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia