Sabtu, 4 April 2026

BPOM: Produksi dan Pendistribusian Obat Praxion Dihentikan Sementara

Penulis : Rio Abadi
8 Feb 2023 | 14:26 WIB
BAGIKAN
Konferensi Pers BPOM Terkait Temuan Gagal Ginjal Akut pada Februari 2023 (8/2/2023).
Konferensi Pers BPOM Terkait Temuan Gagal Ginjal Akut pada Februari 2023 (8/2/2023).

JAKARTA, Investor.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menghentikan sementara produksi dan distribusi obat Praxion yang dikonsumsi pasien yang meninggal akibat gagal ginjal akut pada Februari 2023.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Pengawasan Produksi Obat, Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor BPOM, Togi Junice Hutadjulu dalam keterangan resmi BPOM pada Rabu (8/2/2023).

Saat ini, dia mengatakan, produsen obat Praxion sudah melakukan voluntary recall atau penarikan secara sukarela. “Produk ini sudah ditarik secara sukarela oleh pemegang ijin edar industri farmasinya,” Ujar Togi.

Advertisement

Meskipun demikian, BPOM juga sedang melakukan evaluasi terhadap peredaran obat Praxion. Pihaknya sedang menyiapkan surat pengaktifan kembali ijin edar obat Praxion. Praxion akan segera kembali mendapatkan ijin edar, karena produksinya sudah memenuhi standar produksi obat sesuai aturan yang berlaku.

“Nanti akan kita evaluasi dan kaji untuk segera mengeluarkan surat pengaktifan kembali proses produksi dan distribusi kepada pemegang ijin edar, sehingga nanti bisa tersedia kembali di peresaran dan digunakan masyarakat,” tambah Togi.

Hingga saat ini, BPOM dan Kementerian Kesehatan masih melakukan investigasi lanjutan terkait kandungan dalam obat Praxion. BPOM menyatakan telah melakukan uji laboratorium terhadap 7 sampel obat sisa yang sebelumnya dikonsumsi oleh pasien gagal ginjal.

Dari hasil temuan, BPOM menyatakan produksi obat Praxion dinyatakan telah sesuai dengan Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan penggunaan Etilen Glikol yang sesuai dengan batas ambang yang ditentukan.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 43 detik yang lalu

Pengadaan Mobil Kopdes Perlu Berbasis Data 

Pemerintah perlu membuat peta jalan yang terukur dan berbasis data, dalam memenuhi kebutuhan mobil operasional Kopdes Merah Putih
InveStory 12 menit yang lalu

Ketika Asuransi Harus Berpikir Seperti Bisnis Ritel

Makin banyak masyarakat dan pelaku usaha kecil terlindungi, makin kuat pula fondasi ekonomi nasional.
International 21 menit yang lalu

Warren Buffett Beri Peringatan Keras Sistem Perbankan Global Sedang Rapuh

Warren Buffett peringatkan kerapuhan sistem perbankan global. Berkshire Hathaway timbun kas US$ 373 miliar saat risiko properti meningkat.
National 58 menit yang lalu

Sebar Qurban 2026 Targetkan Ratusan Ribu Penerima

Selain nilai spiritual, kegiatan kurban dapat berkontribusi terhadap ketahanan pangan serta mendukung perputaran ekonomi masyarakat.
Business 1 jam yang lalu

Hemat Energi 40%, Industri Tekstil Mulai Adopsi Truk Listrik

Penggunaan kendaraan listrik menjadi langkah strategis dalam merespons tantangan pasokan BBM di tengah dinamika geopolitik global.
International 2 jam yang lalu

WHO Kecam Serangan ke Fasilitas Kesehatan di Iran

WHO kecam serangan AS & Israel ke fasilitas kesehatan Iran. 4 juta orang mengungsi, risiko wabah penyakit kian mengancam Timur Tengah.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia