Jumat, 15 Mei 2026

Kendaraan Listrik Jadi Eco-Lifestyle Anak Muda

Investor.id
23 Apr 2025 | 08:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kendaraan motor listrik untuk kendaraan urban yang cocok untuk di perkotaan
Ilustrasi kendaraan motor listrik untuk kendaraan urban yang cocok untuk di perkotaan

JAKARTA, investor.id - Kendaraan listrik semakin menjadi bagian dari gaya hidup ramah lingkungan masyarakat urban Indonesia. Tak hanya menawarkan efisiensi biaya dan teknologi yang kian mumpuni, kendaraan listrik kini menjadi eco-lifestyle menuju gaya hidup dengan kesadaran ekologis yang lebih tinggi.

National Project Manager ENTREV Boyke Lakaseru menilai bahwa adopsi kendaraan listrik tidak lagi hanya digerakkan oleh insentif atau tren teknologi, melainkan juga oleh kesadaran masyarakat untuk hidup lebih berkelanjutan.

“Banyak masyarakat, terutama generasi muda dan kelas menengah urban, mulai melihat kendaraan listrik sebagai bagian dari identitas mereka yang peduli lingkungan,” ujar Boyke.

Menurut Boyke, eco-lifestyle bukan lagi istilah eksklusif yang hanya relevan di komunitas lingkungan. Dalam praktiknya, konsep ini kini merambah pilihan sehari-hari: dari membawa tumbler, mengurangi plastik sekali pakai, memilih produk lokal, hingga beralih ke transportasi rendah emisi.

ADVERTISEMENT

“Dengan kendaraan listrik, kita tidak hanya mengurangi polusi udara. Tapi juga memutus ketergantungan pada bahan bakar fosil, sekaligus berkontribusi terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca,” jelasnya.

Boyke menyebut, dalam konteks kendaraan roda dua, biaya operasional motor listrik kini terbukti jauh lebih hemat dibandingkan motor konvensional. Untuk menempuh jarak 40–60 kilometer, kendaraan listrik hanya memerlukan biaya sekitar Rp3.000 jika diisi daya di rumah.

Sementara itu, sepeda motor berbahan bakar minyak membutuhkan biaya sekitar Rp10.000 dengan pertalite atau Rp12.500 dengan pertamax untuk jarak yang sama. Dengan demikian, kendaraan listrik menawarkan penghematan biaya lebih dari sepertiga dibandingkan motor konvensional.

“Kalau seseorang punya rutinitas harian seperti ngantor, kuliah, atau antar-jemput anak sekolah, motor listrik sangat cocok dan praktis. Ini membuatnya ideal untuk masyarakat kota besar,” ujar Boyke.

Sebagai proyek kerja sama UNDP dan Kementerian ESDM, ENTREV mendorong ekosistem kendaraan listrik dengan pendekatan partisipatif. Salah satunya adalah menyasar komunitas pecinta lingkungan, komunitas ibu rumah tangga, hingga pelaku UMKM yang ingin menekan ongkos logistik.

“Jadi, kendaraan listrik bukan barang mewah. Ini alat sehari-hari yang seharusnya makin mudah diakses siapa pun yang ingin hidup lebih sehat dan ramah lingkungan,” tambah Boyke.

Dengan meningkatnya kesadaran akan dampak lingkungan dari aktivitas manusia, Boyke optimistis kendaraan listrik akan menjadi salah satu elemen penting dalam gaya hidup masa kini—yang tidak hanya mengikuti tren, tapi juga membawa dampak positif bagi bumi.

“Menjaga lingkungan kini bisa dimulai dari perjalanan pagi ke kantor. Itu bentuk nyata eco-lifestyle yang sederhana, tapi berdampak besar,” tutupnya.

Editor: Mardiana Makmun

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 27 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia