Polemik Soal Royalti, DPR Tunggu Kajian Kemenkum sebelum Bahas Revisi UU Hak Cipta
JAKARTA, investor.id – Usulan untuk merevisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (RUU Hak Cipta) muncul menyusul polemik terkait implementasi pengenaan royalti di masyarakat. Revisi UU tersebut tampaknya perlu waktu.
Hal ini lantaran DPR selalu pembuat UU tak kunjung melakukan pembahasan terkait RUU Hak Cipta tersebut.
Wakil Ketua DPR Adies Kadir menyampaikan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kajian dari Kementerian Hukum (Kemenkum).
"Ini kan masih dikaji ya. Kita tunggu kementerian hukum mengkajinya seperti apa," kata Adies kepada wartawan di Komplek DPR/MPR pada Selasa (19/8/2025).
Lantaran masih dalam tahap kajian dari Kementerian Hukum, kata Adies, dirinya belum bisa memastikan kapan RUU Hak Cipta bakal dibahas.
Adies menilai, persoalan royalti lagu menjadi hal yang sentitif. Karenanya, DPR tidak akan terburu-buru untuk membahas RUU ini sebelum memperoleh hasil kajian dari Kemenkum.
"Nanti hasil kajian dari kementerian hukum itu kan diserahkan juga, dikoordinasikan dengan DPR," kata Adies.
"Nanti kita juga tentunya ada badan keahlian yang mengkaji ini, yang mengkaji hal-hal tersebut," imbuhnya.
Editor: Maswin
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






