Jumat, 15 Mei 2026

Polemik Soal Royalti, DPR Tunggu Kajian Kemenkum sebelum Bahas Revisi UU Hak Cipta

Penulis : Ilham Oktafian
19 Aug 2025 | 14:55 WIB
BAGIKAN
Wakil Ketua DPR Adies Kadir
Wakil Ketua DPR Adies Kadir

JAKARTA, investor.id – Usulan untuk merevisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta (RUU Hak Cipta) muncul menyusul polemik terkait implementasi pengenaan royalti di masyarakat. Revisi UU tersebut tampaknya perlu waktu.

Hal ini lantaran DPR selalu pembuat UU tak kunjung melakukan pembahasan terkait RUU Hak Cipta tersebut. 

Wakil Ketua DPR Adies Kadir menyampaikan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu kajian dari Kementerian Hukum (Kemenkum).

ADVERTISEMENT

"Ini kan masih dikaji ya. Kita tunggu kementerian hukum mengkajinya seperti apa," kata Adies kepada wartawan di Komplek DPR/MPR pada Selasa (19/8/2025).

Lantaran masih dalam tahap kajian dari Kementerian Hukum, kata Adies, dirinya belum bisa memastikan kapan RUU Hak Cipta bakal dibahas. 

Adies menilai, persoalan royalti lagu menjadi hal yang sentitif. Karenanya, DPR tidak akan terburu-buru untuk membahas RUU ini sebelum memperoleh hasil kajian dari Kemenkum.

"Nanti hasil kajian dari kementerian hukum itu kan diserahkan juga, dikoordinasikan dengan DPR," kata Adies.

"Nanti kita juga tentunya ada badan keahlian yang mengkaji ini, yang mengkaji hal-hal tersebut," imbuhnya.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia