Jumat, 15 Mei 2026

Mayoritas Kota Terjadi Inflasi yang Melampaui Nasional

Penulis : Arnoldus Kristianus
5 Jun 2023 | 13:28 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi penjualan ikan segar. (B-Universe Photo/Wahroni)
Ilustrasi penjualan ikan segar. (B-Universe Photo/Wahroni)

JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, dari 90 kota yang dipantau, sebanyak 77 kota mengalami inflasi yang terbagi dalam 67 kota di atas inflasi nasional dan 10 kota di bawah inflasi nasional. Sisanya 13 kota terjadi deflasi.

Pada Mei 2023, inflasi tertinggi terjadi di Tanjung Pandan sebesar 1,28%. Sedangkan deflasi terdalam terjadi di Kota Kupang sebesar 0,79%.

“Komoditas penyumbang inflasi di Tanjung Pandan adalah ikan segar (0,51%), daging ayam ras (0,25%), tarif angkutan udara (0,14%), bawang merah (0,13%), jeruk (0,06%), sawi hijau (0,05%), dan telur ayam ras (0,05%),” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam konferensi pers secara hibrida di Kantor BPS, Jakarta, Senin (5/6/2023).

ADVERTISEMENT

Adapun inflasi secara bulanan (month to month/mtm) pada Mei 2023 sebesar 0,09%. Inflasi secara tahunan (year on year/yoy) sebesar 4% dan tingkat inflasi year to date (ytd) Mei 2023 sebesar 1,10%.

“Jika dilihat secara series inflasi Mei 2023 secara bulan ke bulan lebih rendah dibandingkan inflasi bulan sebelumnya yang 0,33% dan dari Mei 2022 yang sebesar 0,40%,” tutur Pudji. 

Bila dilihat menurut kelompok pengeluaran maka penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau 0,48% dan memberikan andil 0,13% pada Mei 2023. Sedangkan kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi adalah kelompok pakaian dan alas kaki dengan deflasi sebesar 0,46% dan memberikan andil deflasi 0,02% pada Mei 2023.

“Komoditas penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah bawang merah (0,03%), daging ayam ras (0,03%), ikan segara (0,02%), telur ayam ras (0,02%), rokok kretek filter(0,02%), bawang putih (0,02%),” ucap Pudji.

Lebih lanjut Pudji menjelaskan bahwa jika dilihat menurut komponen, maka inflasi komponen inti sebesar 0,06% atau lebih rendah dibanding bulan sebelumnya (0,25%). Komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi komponen inti adalah mobil, sewa rumah, air kemasan, dan upah asisten rumah tangga. “Komponen inti memberikan andil 0,04% ke inflasi Mei 2023,” imbuhnya.

Berikutnya adalah komponen harga diatur pemerintah mengalami deflasi sebesar 0,25%. Penyumbang utama deflasi tersebut adalah komoditas tarif angkutan udara dan tarif angkutan antar kota. Komponen harga diatur pemerintah memberikan andil deflasi sebesar -0,04%. Sedangkan komponen Harga Bergejolak mengalami inflasi sebesar 0,49%, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya (0,29%) dengan andil inflasi komponen harga bergejolak sebesar 0,09%.

“Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah bawang merah, daging ayam ras, telur ayam ras, dan bawang putih,” ujarnya.

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 15 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 19 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 57 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia