Jumat, 15 Mei 2026

BI: Kewajiban Neto PII Indonesia Kuartal I Naik Tipis

Penulis : Indah Handayani
19 Jun 2023 | 11:15 WIB
BAGIKAN
Gedung Bank Indonesia (BI). (Foto: AFP/Beritasatu.com)
Gedung Bank Indonesia (BI). (Foto: AFP/Beritasatu.com)

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) mengatakan, kewajiban neto Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia pada kuartal I-2023 naik tipis. Sebab, pada akhir kuartal I-2023, PII Indonesia menjadi US$ 255,3 miliar dari US$ 252,7 miliar pada KUartal IV-2022.

“Peningkatan kewajiban neto tersebut berasal dari kenaikan posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN) yang melampaui kenaikan posisi Aset Finansial Luar Negeri (AFLN),” ungkap Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono, Senin (19/6/2023).

Erwin menjelaskan, posisi AFLN Indonesia kuartal I 2023 meningkat, terutama ditopang oleh kenaikan cadangan devisa.  Posisi AFLN akhir kuartal I-2023 tercatat sebesar US$ 464,5 miliar. Angka itu naik 3,3% (quarter to quarter/qtq) dari US$ 449,9 miliar pada akhir kuartal sebelumnya.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, lanjut dia, mayoritas komponen AFLN mengalami peningkatan posisi, dengan peningkatan terbesar pada aset cadangan devisa, diikuti oleh investasi langsung, investasi lainnya, dan investasi portofolio.

“Peningkatan posisi AFLN tersebut selain dikontribusikan oleh peningkatan penempatan aset, juga disebabkan oleh peningkatan harga aset dan pelemahan nilai tukar dolar AS terhadap mayoritas mata uang global,” papar Erwin.

Menurut Erwin, posisi KFLN Indonesia kuartal I-2023 meningkat seiring dengan aliran masuk investasi portofolio serta investasi langsung. Posisi KFLN Indonesia naik 2,5% (qtq) dari US$ 702,6 miliar pada akhir kuartal IV-2022 menjadi US$ 719,8 miliar pada akhir kuartal I-2023. Perkembangan ini disebabkan oleh aliran masuk modal asing dalam bentuk investasi portofolio yang meningkat selama kuartal I-2023.

“Sejalan dengan ketidakpastian pasar keuangan global yang mereda dan imbal hasil aset keuangan domestik yang menarik,” tambah Erwin.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 6 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 10 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia