Jumat, 15 Mei 2026

Pefindo: BI Akan Pertahankan Suku Bunga di 5,75%

Penulis : Muawwan Daelami
10 Jul 2023 | 04:20 WIB
BAGIKAN
Monitor suku bunga di Digital Lounge Cimb Niaga di Jakarta, belum lama ini. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR
Monitor suku bunga di Digital Lounge Cimb Niaga di Jakarta, belum lama ini. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

JAKARTA, investor.id - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memprediksi Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada Juli 2023 ini akan memutuskan untuk mempertahankan suku bunga di tingkat 5,75%.

Economist Research Division Pefindo Suhindarto mengatakan, proyeksi tersebut dikarenakan BI masih mewaspadai tekanan dari potensi kenaikan suku bunga di Amerikat Serikat (AS), sehingga dengan mempertahankan suku bunga di level 5,75%, nilai tukar bakal tetap terjaga.

"Kalau suku bunga diturunkan, nanti nilai tukarnya bergejolak tinggi dan akhirnya memicu capital outflow kalau nilai tukarnya terdepresiasi dalam," ucap Suhindarto dalam Pefindo Media Forum, belum lama ini.

ADVERTISEMENT

Selain itu, lanjut dia, jika BI menurunkan suku bunga, maka hal tersebut juga berpotensi menimbulkan risiko baru seperti imported inflation. Artinya, inflasi yang terjadi di luar akan tertransmisi ke tingkat dometik sehiingga inflasi di domestik menjadi meningkat.

"Jadi, kalau kami melihat untuk suku bunga Indonesia masih dipertahankan di tingkat 5,75%," tegas Suhindarto.

Pengaruh kenaikan suku bunga terhadap pasar dalam negeri, Suhindarto menyatakan, hal itu akan membuat penerbitan surat utang korporasi semakin atraktif dibandingkan Kredit Modal Kerja (KMK). Utamanya, bagi emiten-emiten yang berperingkat single A ke atas lantaran biayanya tergolong lebih murah.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia