Waspadai Inflasi Berantai akibat Penaikan Gaji ASN
16 Jul 2023 | 10:00 WIB
JAKARTA, investor.id - Penaikan gaji aparatur sipil negara (ASN) yang direncanakan pemerintah bakal berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Namun, pemerintah perlu mewapadai risiko inflasi berantai yang ditimbulkannya. Mendongkrak pertumbuhan ekonomi lewat penaikan gaji ASN dan TNI/Polri bakal sia-sia jika inflasi melonjak.
Dampak langsung penaikan gaji ASN dan TNI/Polri ke inflasi mungkin kecil, namun jika tidak dianitispasi secara tepat bisa memicu efek domino. Karena itu, jika penaikan gaji PNS benar-benar direalisasikan, ekspektasi inflasi akibat penaikan gaji AS harus harus dikelola sejak sekarang.
Pemerintah juga harus memastikan tahun depan tidak ada kenaikan harga barang dan jasa yang diatur pemerintah (administered price) serta terus menjaga inflasi bergejolak (volatile food) dan inflasi impor (imported inflation) tetap terkendali.
Selain itu, penaikan gaji ASN harus diikuti perbaikan kinerja dan produktivitas ASN. Apalagi pemerintah sedang gencar menggalakkan reformasi birokrasi yang bertumpu pada efisiensi dan profesionalisme ASN. Tak kalah penting, penaikan gaji ASN juga tidak boleh mengganggu ketahanan APBN dan menghambat program-program prioritas, terutama program pengentasan kemiskinan.
Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang, Direktur Indonesia Development and Islamic Studies (IDEAS) yang juga staf pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) Yusuf Wibisono, dan Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad. Mereka dihubungi Investor Daily secara terpisah di Jakarta, Jumat (14/7/2023).
Sementara itu, Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Isa Rachmatarwata mengakui, rencana penaikan gaji ASN akan disampaikan Presiden Jokowi saat menyampaikan pidato pengantar nota keuangan dan RAPBN 2024 pada 16 Agustus mendatang.
Tetapi Isa tak bersedia merinci berapa persen kenaikannya dan berapa total anggaran yang disiapkan pemerintah. “Sebagaimana disampaikan Ibu Menteri Keuangan beberapa waktu lalu, kami sedang mengkaji kenaikan gaji ASN. Hasilnya akan disampaikan Presiden saat menyampaikan pidato pengantar nota keuangan dan RAPBN 2024,” tutur Isa kepada Investor Daily di Jakarta, Jumat (14/7/2023).
Dalam APBN 2023, pemerintah mengalokasikan anggaran rutin belanja pegawai sebesar Rp 442,6 triliun, naik sekitar 10% atau bertambah Rp 40,6 triliun dibanding tahun lalu Rp 402,4 triliun. Pemerintah terakhir kali menaikkan gaji ASN dan TNI/POlri pada 2019 rata-rata sebesar 6%.
Tahun ini, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) mematok target inflasi sebesar 3% plus minus 1%. Pada Juni 2023, inflasi mencapai 3,52% secara tahunan (year on year/yoy), turun dibanding bulan sebelumnya 4%.
Pada Januari 2023, inflasi melandai ke level 5,28% dibanding 5,51% pada Desember 2022. Namun memasuki Februari 2023, inflasi naik menjadi 5,47% sebelum turun kembali ke level 4,97% pada Maret 2023 dan 4,33% pada April 2023 (yoy). Inflasi inti pada Juni 2023 tercatat di level 2,58%. Dengna tren yang terus menurun, inflasi tahun ini diperkirakan di bawah 4%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






