Jumat, 15 Mei 2026

Otorita IKN Sebut China Tertarik Garap Proyek Kereta Trem Tanpa Rel di IKN

Penulis : Jayanti Nada Shofa
9 Des 2023 | 10:15 WIB
BAGIKAN
Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN Mohammed Ali Berawi di Jakarta, Jumat (8/11/2023). (B Universe Photo/Jayanty Nada Shofa)
Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN Mohammed Ali Berawi di Jakarta, Jumat (8/11/2023). (B Universe Photo/Jayanty Nada Shofa)

JAKARTA, investor.id – Otorita IKN (OIKN) menyebut, China tertarik menggarap proyek kereta trem tanpa rel atau automated rapid transit (ART) di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Meski demikian, Otorita IKN masih enggan mengumumkan nama dari investor China tersebut.

 “ART dulu namanya trem. Trem pakai rel, tapi ini tidak pakai rel. Automated karena ada markah yang di jalan, (ada) sensor. Jadi tidak mengganggu moda transportasi lain. ART  dengan penyedia teknologi luar. Tapi ya (nama perusahaannya, Red) tidak bisa disebut. Tapi kalau ART dari China,” ujar Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN  Mohammed Ali Berawi di Jakarta, Jumat (8/11/2023).

Ali menjelaskan, kereta tanpa rel ini menggunakan teknologi sensor light detection and ranging (Lidar). Alat transportasi ini juga akan memanfaatkan global positioning system (GPS).  

ADVERTISEMENT

China memang termasuk sebagai salah satu investor asing terbesar di Indonesia. Pemerintah mencatat China menjadi sumber penanaman modal asing (PMA) terbesar kedua pada Januari-September 2023. Di periode tersebut, realisasi PMA asal China mencapai hampir $5,6 miliar. Tak hanya itu, China juga membantu Indonesia membangun kereta cepat pertama di Asia Tenggara yang kini dikenal sebagai Whoosh.

Per 20 November 2023, OIKN sudah menerima 19 letter of intent atau surat minat untuk kerja sama dari China. Sebanyak 172 dari 305 letter of intent tersebut berasal investor dalam negeri. Namun, letter of intent sebenarnya baru tahap awal dari sebuah kesepakatan. Hal ini dikarenakan kedua belah pihak baik investor maupun OIKN harus melewati tahap lainnya seperti pertemuan one-on-one dan studi kelayakan.

Meski OIKN masih belum banyak bicara soal proyek ini, di China, kereta tanpa rel ini digarap oleh perusahaan transportasi CRRC. Adapun CRRC pertama kali mengumumkan proyek kereta tanpa rel ini yang disebut sebagai Autonomous Rail Rapid Transit di Zhuzhou pada 2017. CRRC mengklaim ini adalah kereta tanpa rel pertama di dunia. Dilansir dari Xinhua, biaya sistem kereta tanpa rel ini disebut hanya seperlima dari sistem trem umumnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia