Jumat, 15 Mei 2026

Perubahan Iklim Menjadi Tantangan Jangka Panjang Pembangunan

Penulis : Arnoldus Kristianus
29 Jan 2024 | 16:18 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Humas Kementerian Keuangan)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Humas Kementerian Keuangan)

JAKARTA, investor.id - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan permasalahan perubahan iklim (climate change) jadi salah satu tantangan terbesar baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dampak perubahan iklim berdampak pada kenaikan suhu bumi, sejak tahun 2023 suhu rata-rata dunia telah meningkat 0,6 derajat celcius.

“Pada tahun 2020 Indonesia terlihat sebagai salah satu negara dengan suhu tertinggi yaitu 27,8 derajat celcius dan ini bukan karena situasi politik tapi benar-benar panas,” ucap Sri Mulyani dalam acara Indonesia Infrastructure Finance Anniversary di St Regis pada Senin (29/1/2024).

Menkeu mengatakan dampak perubahan iklim ini akan tetap terasa terhadap penduduk dunia. Apalagi Indonesia dengan pendapatan per kapita lebih tinggi akan mengeluarkan CO2 lebih tinggi atau sekitar 3 ton emisi CO2 per kapita. Upaya menjalankan pembangunan akan berdampak terhadap peningkatan CO2.

ADVERTISEMENT

“Tantangan ini akan terus kita perhatikan dan kita harus melihat apa yang harus kita lakukan sampai saat ini sampai masa depan infrastruktur akan menjadi salah satu hal yang penting bagi Indonesia,” kata Menkeu.

Dia mengatakan secara geografis Indonesia sebagai negara kepulauan akan membutuhkan tantangan pembangunan tantangan pembangunan infrastruktur untuk bisa memfasilitasi mobilitas warga masyarakat barang dan jasa di seluruh negara.

Sri Mulyani menuturkan bahwa infrastruktur akan tetap menjadi agenda terpenting bagi siapapun yang akan nanti duduk di pemerintahan di masa depan dalam hal jangka menengah dan jangka panjang. Nantinya pembangunan infrastruktur harus dilakukan secara berkelanjutan, baik dalam aspek lingkungan, sosial, perusahaan, juga dari sisi finansial.

“Jadi pertanyaannya bukan apakah kita membutuhkan infrastruktur tetapi bagaimana kita akan membangun infrastruktur dengan cara yang berkelanjutan,” tutur Sri Mulyani.

Editor: Maswin

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia