Jumat, 15 Mei 2026

Hilirisasi Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Timur

Penulis : Arnoldus Kristianus
5 Feb 2024 | 18:05 WIB
BAGIKAN
Foto udara pemukiman warga dan kawasan industri berbasis nikel Indonesia Morowali Industrial Park atau PT IMIP di Kecamatan Bahodopi, Sulawesi Tengah. (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/Spt)
Foto udara pemukiman warga dan kawasan industri berbasis nikel Indonesia Morowali Industrial Park atau PT IMIP di Kecamatan Bahodopi, Sulawesi Tengah. (ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah/Spt)

JAKARTA, investor.id – Kebijakan program hilirisasi jadi salah satu penopang penting untuk wilayah Indonesia Timur. Maluku dan Sulawesi Tengah jadi dua provinsi yang mencatatkan pertumbuhan ekonomi, bahkan sampai dua digit.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan Provinsi Maluku Utara menjadi provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi selama tahun 2023 yaitu mencapai 20,49%. Pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua berasal dari Sulawesi Tengah sebesar 11,91%. Tiga kelompok provinsi yang mempunyai pertumbuhan tertinggi adalah Maluku dan Papua, Sulawesi, serta Kalimantan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan tingginya pertumbuhan ekonomi pada dua provinsi tersebut tidak terlepas dari kebijakan program penghiliran yang dilakukan oleh pemerintah. Khususnya kebijakan hilirisasi nikel yang dilakukan di Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Tengah. Terutama didorong oleh pertumbuhan yang impresif dari lapangan usaha industri pengolahan serta pertambangan dan penggalian.

ADVERTISEMENT

“Tentunya pertumbuhan ekonomi di dua provinsi itu didorong pertumbuhan dari industri pengolahan pertambangan dan penggalian. Industri yang memang cukup besar bahwa di kedua provinsi tersebut adalah berasal dari industri olahan barang tambang terutama ferro nikel di dua wilayah itu,” ucap Amalia dalam konferensi pers di Kantor BPS pada Senin (5/2/2024).

Selama tahun 2023 perekonomian Indonesia secara spasial masih terus tumbuh. Kelompok provinsi menurut pulau yang mencatat pertumbuhan tertinggi adalah Maluku dan Papua, Sulawesi, serta Kalimantan dengan pertumbuhan (c-to-c) sebesar 6,94%; 6,37%; dan 5,43%. Sedangkan kelompok provinsi di Pulau Jawa yang berkontribusi sebesar 57,05% terhadap ekonomi nasional mencatat pertumbuhan 4,96% (c-to-c).

Dia mengatakan kebijakan hilirisasi turut meningkatkan kinerja investasi selama tahun 2023 terutama hilirisasi pertambangan dan pembangunan smelter. Kebijakan hilirisasi juga memberikan efek pengganda hingga ke perkembangan industri turunan. “Tidak hanya pembangunan smelter, tetapi juga industri turunannya untuk mengolah barang barang yang lebih hilir,” terang dia.

Secara keseluruhan ekonomi Indonesia tahun 2023 tumbuh sebesar 5,05%, lebih rendah dibanding capaian tahun 2022 yang mengalami pertumbuhan sebesar 5,31%. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Lapangan Usaha Transportasi dan Pergudangan sebesar 13,96%. Sementara dari sisi pengeluaran pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT) sebesar 9,83%.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 18 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia