Jumat, 15 Mei 2026

Jaga Laju Inflasi, Pemerintah Pastikan Pasokan Sembako Terjaga Jelang Ramadan

Penulis : Arnoldus Kristianus
19 Feb 2024 | 18:59 WIB
BAGIKAN
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin (19/2/2024). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin (19/2/2024). (Investor Daily/Arnoldus Kristianus)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah terus menjaga ketersediaan sembilan bahan kebutuhan pokok (sembako). Langkah ini dilakukan sebagai wujud pemerintah menjaga laju inflasi khususnya inflasi yang terkait dengan ketersediaan harga pangan bergejolak (volatile food).

Jika dirinci sembako terdiri dari beras; gula pasir; minyak goreng dan mentega; daging; telur ayam; susu; bawang; gas dan minyak tanah; serta garam.

“Lebaran sudah dekat, jadi kita minta supaya sembilan bahan pokok bisa tersedia, karena urusan saya kan inflasi, karena kalau ini inflasi saya khawatir (harga sembako) akan meningkat,” ucap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto setelah melakukan pertemuan dengan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Senin (19/2/2024).

ADVERTISEMENT

Airlangga mengatakan, upaya menjaga stabilitas harga pangan juga akan dilakukan dengan melakukan survei ekonomi nasional. Ikhtiar tersebut dilakukan agar distribusi barang terjaga dan harga barang tetap terkendali. “Kita akan ada survei ekonomi nasional, sehingga barang harus betul-betul terkendali dan ada,” tutur dia.

Pemerintah menargetkan inflasi tahun 2024 berada dalam kisaran 2,5 ±1%. Sementara mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), inflasi pada Januari 2024 secara bulanan mencapai 0,04%, sedangkan inflasi tahun ke tahun sebesar 2,57% dan inflasi tahun kalender sebesar 0,04%.

Jaga Laju Inflasi, Pemerintah Pastikan Pasokan Sembako Terjaga Jelang Ramadan
Perkembangan indeks harga konsumen Januari 2024. (Sumber: BPS)

Bila dilihat menurut komponen maka inflasi pada Januari 2024 disokong oleh inflasi komponen inti. Pada Januari 2024 komponen inti mengalami inflasi sebesar 0,20% komponen ini memberikan andil inflasi terbesar yakni 0,13%.

Komoditas yang dominan memberikan andil adalah emas perhiasan biaya sewa rumah dan biaya kontrak rumah. Berikutnya, komponen harga yang diatur pemerintah mengalami deflasi sebesar 0,48% dengan andil deflasi sebesar 0,09%.

Komoditas yang dominan memberikan andil deflasi adalah tarif angkutan udara dan bensin. Sedangkan komponen harga bergejolak mengalami inflasi sebesar 0,01% dengan andil inflasi yang sangat kecil. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi adalah tomat bawang merah, beras, ikan segar, dan daging ayam ras.

Di sisi lain, Mendag Zulkifli Hasan mengatakan, saat ini pihaknya terus menjaga distribusi beras di pasar. Upaya distribusi beras dilakukan dengan memperbanyak suplai beras sehingga alur penyaluran beras bisa lebih merata.

“Maksudnya yang biasanya pengusaha, tetapi pedagang juga bisa ambil langsung (ke Bulog). Hal paling penting pasar tradisional ini. Pasar tradisional ini enggak bisa langsung beli langsung ke Bulog, syaratnya banyak, ini membuat pedagang malas,” kata dia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 35 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia