Dua Fraksi di DPR Dukung Pelaksanaan Program Makan Siang Gratis
JAKARTA, investor.id – Dua Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yaitu Fraksi Golkar dan Fraksi Gerindra mendukung program makan siang dan susu gratis dari Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024-2029.
Anggota Fraksi Golkar Dewi Asmara mengapresiasi langkah pemerintah yang memasukan program makan siang dan susu gratis dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025. Dengan langkah tersebut diharapkan akan mempercepat penyiapan anggaran dan program tersebut segera dijalankan pada tahun 2025.
“Salah satu program adalah program makanan bergizi gratis untuk anak-anak di seantero nusantara. Kami mendukung penuh dimulainya program ini untuk 2025 sebagai langkah nyata untuk menekan angka kemiskinan dan prevalensi stunting,” ucap Dewi dalam rapat paripurna di Gedung DPR pada Selasa (28/5/2024).
Dewi menuturkan dengan implementasi tersebut diharapkan akan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi dan memberikan efek pengganda (multiplier effect), termasuk memberikan dampak signifikan ke pengusaha kecil dan mikro yang dilibatkan. Namun, implementasi tersebut juga harus diawasi sehingga tidak menimbulkan celah korupsi.
“Fraksi Golkar menekankan pentingnya pengawasan yang ekstra hati-hati terhadap pengaturan program tersebut untuk mencegah meminimalisir celah kebocoran dalam pelaksanaan,” tutur Dewi.
Baca Juga:
Makan Siang Gratis Mulai 2025, Pemerintah Kaji Target Penerima hingga Sumber Bahan PangannyaAdapun pemerintah mengalokasikan anggaran pendidikan di kisaran Rp 708,2 triliun hingga Rp 741,7 triliun dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2025. Anggaran tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) sampai di jenjang pendidikan pada perguruan tinggi.
Bila dirinci, alokasi dalam anggaran pendidikan akan digunakan terhadap upaya peningkatan mutu pendidikan bermutu yang berdaya saing ditempuh antara lain peningkatan gizi anak sekolah, penguatan mutu sekolah, perbaikan sarana dan prasarana, peningkatan angka partisipasi kasar PAUD dan perguruan tinggi, penguatan kualitas tenaga pengajar, serta penguatan vokasional.
Anggaran Kesehatan
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






