Jumat, 15 Mei 2026

BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan di 6,25%

Penulis : Arnoldus Kristianus
17 Jul 2024 | 15:06 WIB
BAGIKAN
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Koordinasi kebijakan moneter dan fiskal juga diperkuat untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan momentum pertumbuhan ekonomi. Bank Indonesia terus mempererat sinergi kebijakan dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong kredit/pembiayaan kepada dunia usaha.

“BI juga terus memperkuat kerja sama internasional pada area kebanksentralan antara lain melalui konektivitas sistem pembayaran dan transaksi menggunakan mata uang lokal, serta fasilitasi penyelenggaraan promosi investasi dan perdagangan di sektor prioritas bekerja sama dengan instansi terkait,” terang Perry.

Sebelumnya Ekonom Senior dan Associate Faculty LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan suku bunga acuan di angka 6,25% dalam Rapat Dewan Gubernur pada 16-17 Juli 2024. Kondisi tersebut mengacu pada indikator perekonomian dalam negeri dan kondisi perekonomian dunia.

ADVERTISEMENT

Menurut Ryan, BI harus bersabar untuk menurunkan BI Rate ke 6 % lantaran Bank Sentral Amerika Serikat atau The Fed pun masih menahan suku bunga acuannya tetap di level 5,25-5,50% karena inflasi tahunan yang berkisar 3,1% masih di atas target yang 2%.

“Dengan pertimbangan utama untuk tetap menjaga kestabilan nilai tukar rupiah terutama terhadap dolar AS untuk menuju target asumsi APBN 2024, maka pilihan logis, taktis, dan forward looking adalah BI seyogyanya mempertahankan BI Rate tetap di level 6,25% seraya menanti keputusan Fed yang kemungkinan melandaikan suku bunga acuan pada September nanti,” pungkas Ryan.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 21 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 32 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 36 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia