Jumat, 15 Mei 2026

DPR: PPN 12% untuk Biayai Program Prabowo

Penulis : Yustinus Patris Paat
8 Des 2024 | 18:31 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (6/12/2024) malam. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Rusman)
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (6/12/2024) malam. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Rusman)

JAKARTA, investor.id – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR, Said Abdullah menegaskan bahwa tarif pajak pertambahan nilai (PPN) 12% mulai tahun 2025 hanya akan dibebankan kepada objek berupa barang mewah. Pendapatan negara dari PPN 12% itu selanjutnya bakal digunakan pemerintah untuk membiayai berbagai program unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Said menerangkan, barang-bawang mewah kena PPN 12% misalnya kendaraan bermotor, rumah, dan barang konsumsi kelas atas. Sementara barang-barang pokok seperti bahan makanan terbebas dari PPN.

Adanya perbedaan penerapan besarnya PPN agar mereka yang memiliki kemampuan ekonomi lebih tinggi, dapat berkontribusi lebih besar terhadap penerimaan negara.

ADVERTISEMENT

“Penerimaan negara dalam bentuk pajak ini nantinya akan dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk berbagai program sosial yang meningkatkan kualitas hidup dan memperkecil kesenjangan sosial-ekonomi. Ini adalah wujud nyata negara berperan dalam distribusi kekayaan, memastikan pajak yang dipungut lebih besar dari mereka yang memiliki kapasitas lebih tinggi,” jelas Said kepada wartawan, pada Minggu (8/12/2024).

Menurut Said, penerimaan negara dari PPN 12% rencananya untuk mendukung pembiayaan program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Program yang dimaksud antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan dana sekitar Rp 71 triliun; pemeriksaan kesehatan gratis Rp 3,2 triliun; pembangunan rumah sakit lengkap berkualitas di daerah Rp 1,8 triliun; renovasi sekolah Rp 20 triliun.

“Lalu, untuk Lumbung Pangan Nasional, Daerah dan Desa Rp 15 triliun dan juga melanjutkan program penghapusan kemiskinan ekstrem, dan penurunan prevalensi stunting,” pungkas Said.

DPR: PPN 12% untuk Biayai Program Prabowo
Ilustrasi: Investor Daily

Adapun Presiden Prabowo juga telah menegaskan bahwa rencana kenaikan PPN dari 11% menjadi 12% tetap akan bergulir pada 2025 mendatang. Namun demikian, PPN 12% hanya berlaku untuk jenis barang mewah.

“Kan sudah diberi penjelasan PPN adalah undang-undang, ya kita akan laksanakan, tapi selektif hanya untuk barang mewah,” ujar Prabowo kepada wartawan di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (6/12/2024) malam.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 33 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia