Jumat, 15 Mei 2026

Komisi XI Sanggah Gubernur BI, Pelemahan Rupiah Tak Terkait Penggeledahan KPK

Penulis : Yustinus Patris Paat
19 Des 2024 | 21:03 WIB
BAGIKAN
Pegawai menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, belum lama ini. (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/aa)
Pegawai menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang di Jakarta, belum lama ini. (Foto: ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/YU/aa)

JAKARTA, investor.id – Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun menegaskan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang terjadi beberapa waktu terakhir, tidak terkait sama sekali dengan penggeledahan kantor pusat Bank Indonesia (BI) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Misbakhun, pelemahan rupiah hingga bertengger di atas Rp 16.200 per dollar AS tersebut murni masalah teknis kebijakan yang diambil selama ini dan faktor eksternal.

“Tidak ada hubungan penggeledahan BI oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan melemahnya rupiah terhadap US Dollar yang saat ini sedang berjalan,” ujar Misbakhun kepada wartawan di Jakarta, Kamis (19/12/2024).

ADVERTISEMENT

Misbakhun menilai penyebab utama pelemahan nilai tukar rupiah karena kebijakan fiskal dan kebijakan moneter yang selama ini diambil. Selain itu, kata dia, juga disebabkan oleh kondisi inflasi di Amerika Serikat yang mengalami penurunan karena kepercayaan pasar pasca terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS.

“Itu memberikan sentimen negative yang mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah pada arah pelemahan,” ujar Misbakhun.

Karena itu, Misbakhun mengimbau Bank Indonesia berkonsentrasi penuh melakukan langkah-langkah kebijakan operasi moneter yang konstruktif untuk membuat nilai tukar rupiah kembali menguat, khususnya terhadap dolar AS.

“Jadi apa yg terjadi saat ini dengan pelemahan rupiah murni karena masalah teknis, tidak ada kaitannya dengan penggeledahan KPK di Bank Indonesia,” tutur dia.

Sanggah Pernyataan Gubernur BI

Misbakhun juga mengomentari soal penggeledahan KPK terhadap kantor pusat Bank Indonesia atau BI. Menurut dia, hal tersebut merupakan prosedur hukum yang dihormati atas kasus yang ditangani KPK.

“Terkait dengan penggeledahan KPK di kantor Bank Indonesia itu adalah prosedur dari proses hukum yang harus dihormati dalam rangka penegakan hukum atas kasus yang sedang didalami oleh KPK,” pungkas Misbakhun.

Diketahui, pada Senin malam, 16 Desember 2024, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK telah menggeledah kantor pusat Bank Indonesia untuk mengusut penyalahgunaan dana corporate social responsibility (CSR). Beberapa ruangan diperiksa sejak malam hingga subuh, termasuk ruang kerja Gubernur Bank Indonesia di Gedung Thamrin BI, Jakarta.

Sebelumnya, merespons pemeriksaan oleh KPK, Gubernur BI, Perry Warjiyo tak menampik bahwa pemberitaan tentang kasus korupsi penggunaan dana tanggung jawab sosial atau corporate social responsibility (CSR) di BI dan OJK turut berdampak pada kondisi stabilitas nilai tukar rupiah.

“Segala berita akan berpengaruh terhadap kondisi pasar, termasuk nilai tukar rupiah. Tentu saja BI dengan berbagai berita-berita yang berpengaruh terhadap pasar termasuk nilai tukar rupiah. BI tetap berkomitmen menjaga stabilitas nilai tukar rupiah,” ucap Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur Bulanan Bulan Desember 2024 di Gedung Thamrin, BI pada Rabu (18/12/2024).

Perry pun menegaskan bahwa ikhtiar menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dilakukan melalui tiga jenis intervensi yaitu Domestic Non-Delivery Forward (DNDF), pasar spot, hingga ke pasar surat berharga negara (SBN). BI juga menggunakan instrumen pro-maret yaitu Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), Sekuritas Valas Bank Indonesia (SVBI), dan Sukuk Valas Bank Indonesia (SUVBI) untuk menjaga stabilitas mata uang Garuda.

“BI menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui intervensi dan langkah lain seperti SRBI,” imbuh Perry.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 50 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 9 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia