Jumat, 15 Mei 2026

Soal Makan Bergizi Gratis, Luhut: Jangan Buru-Buru Kritik, Lihat Dulu

Penulis : Bambang Ismoyo
15 Jan 2025 | 16:29 WIB
BAGIKAN
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan di kawasan Setiabudi, Jakarta, Senin (15/1/2025). (B-Universe Photo/Bambang Ismoyo)
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan di kawasan Setiabudi, Jakarta, Senin (15/1/2025). (B-Universe Photo/Bambang Ismoyo)

JAKARTA, investor.id – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan meminta sejumlah pihak untuk buru-buru mengkritik program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini baru berjalan beberapa pekan.

Luhut mengungkapkan, program yang digagas di era Pemerintahan Prabowo Subianto ini dinilai bakal memberikan dampak yang positif dalam jangka panjang.

Mulanya, ia memaparkan bahwa pemerintah saat ini berupaya untuk meningkatkan kinerja perekonomian di dalam negeri, khususnya melalui tingkat desa. Program yang dijalankan salah satunya pemberian dana ke desa-desa dengan nilai sekitar Rp 1 miliar per tahun per desa.

ADVERTISEMENT

Selain itu, telah berjalan pula program Makan Bergizi Gratis yang kick-off pada 6 Januari 2025. Sejumlah program-program tersebut diperkirakan memberikan efek perputaran uang sampai dengan Rp 9 miliar di desa-desa.

Luhut juga mengungkapkan, berbagai program yang diusung pemerintah akan akan disempurnakan lewat implementasi Government Technology (GovTech). Platform tersebut akan menggerakkan keterpaduan layanan digital pemerintah yang selama ini tersebar.

“Sekarang ada makan bergizi, sekarang ada kita mau bikin GovTech, membuat itu lebih tertata dengan baik. Kami hitung-hitung dana berputar di desa itu Rp 8-9 miliar per tahun,” ungkap Luhut saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta, Senin (15/1/2025).

Menurut dia, angka perputaran ekonomi tersebut bukanlah nilai yang kecil. Apabila program-program dapat berjalan dalam kurun waktu yang panjang, bukan tak mungkin akan menghadirkan akumulasi dampak ekonomi yang lebih besar.

Luhut menegaskan, hadirnya program MBG akan meningkatkan nilai gizi pada anak atau para siswa-siswi di sekolah-sekolah. Banyak anak-anak yang mengaku sangat senang dengan hadirnya program MBG.

“Pikiran Presiden Prabowo untuk bikin makan bergizi, itu. Kalau ada yang kritik-kritik, sebenarnya jangan cepat-cepat ngeritik, tunggu, lihat dulu,” pungkas dia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia