Tantangan Hilirisasi Indonesia, Pengamat: Setingkat Manajer Masih Banyak Orang Asing
Namun demikian, dia juga mengungkap alasan utama sedikitnya tenaga kerja lokal yang diserap di tingkat manajerial oleh industri hilirisasi energi tersebut, lantaran tingkat pendidikan yang belum bisa bersaing.
“Tapi di Konawe itu masih kecil ya. Karena memang disebabkan oleh ini tingkat pendidikan mereka yang masih rendah,” kata dia.
Selain itu, Wildan mengungkapkan Indonesia belum bisa mengikuti kebijakan negara-negara Timur Tengah dan sebagian Asia Tenggara yang lebih mengutamakan tenaga kerja lokal dibandingkan asing.
“Tapi ini hampir dialami oleh berbagai negara ya, seperti kalau di negara-negara Arab, Malaysia itu hampir semua sekarang Itu mereka sudah tahapan dimana semua tingkat manajer ke atas itu harus orang asli,” tutur Wildan.
Hal ini yang dilihat Wildan menjadi tantangan utama bagaimana kebijakan hilirisasi belum memberikan hasil yang diharapkan dalam membangun ekonomi lokal. “Kita ini belum bisa, Kita masih belum bisa. Level manajer ini masih banyak orang asing,” tegas Wildan.
Editor: Prisma Ardianto
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






