Jumat, 15 Mei 2026

Resmi Berdiri, BPI Danantara Sokong Target Investasi Indonesia Rp 13.000 Triliun

Penulis : Yustinus Patris Paat
4 Feb 2025 | 17:24 WIB
BAGIKAN
Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto (Foto: Ist)
Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto (Foto: Ist)

JAKARTA, investor.id – Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto optimistis pembentukan BPI Danantara akan memicu pencapaian target investasi sebesar Rp 13.000 triliun dalam lima tahun ke depan. Pasalnya, investasi memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi sekitar 30-37% terhadap pertumbuhan ekonomi.

“Dengan pengelolaan yang profesional, kita bisa go global. Tidak hanya bermain di tingkat lokal, tetapi juga menjadi pemain utama di tingkat internasional,” ujar Darmadi kepada wartawan, Selasa (4/2/2025).

BPI Danantara telah resmi didirikan dan dibentuk dengan pengesahan revisi Undang-Undang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN) oleh rapat paripurna DPR hari ini, Selasa (4/2/2025). BPI Danantara ini dirancang untuk mengelola dan mengoptimalkan aset negara dengan bekerja sama dengan pihak ketiga sesuai dengan regulasi yang berlaku.

ADVERTISEMENT

Model operasionalnya dinilai akan mirip dengan Temasek Holdings di Singapura, yang mana aset negara dikelola oleh para profesional untuk memperoleh keuntungan maksimal bagi negara. Aset yang dikelola oleh BPI Danantara nantinya dapat digunakan sebagai jaminan investasi dengan persetujuan presiden, selaras dengan Pasal 33 UUD 1945.

“Terciptanya sektor investasi yang produktif akan membuka peluang untuk mendapatkan investasi asing maupun domestik yang dapat mendorong terwujudnya kepastian investasi, terciptanya lapangan kerja, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Darmadi.

Dia menyebut, berbagai kalangan menilai pembentukan BPI Danantara dipandang sebagai strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing ekonomi nasional. Sebab dengan meningkatnya investasi, lebih banyak lapangan kerja akan tercipta, yang pada gilirannya akan meningkatkan daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Namun, kata Darmadi, keberhasilan BPI Danantara tetap bergantung pada implementasi yang transparan dan tata kelola yang baik. Jika dikelola dengan profesionalisme dan integritas tinggi, badan ini berpotensi menjadi lokomotif baru dalam perekonomian Indonesia, membawa negeri ini menuju era kejayaan ekonomi global.

“Investasi yang tinggi berarti lebih banyak pekerjaan yang tersedia. Itu artinya rakyat akan lebih sejahtera,” pungkas Darmadi.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 45 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 47 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia