Jumat, 15 Mei 2026

Konsumsi Rumah Tangga Tumbuh 4,94% pada Tahun 2024, Kendati Daya Beli Tertekan

Penulis : Arnoldus Kristianus
5 Feb 2025 | 18:02 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berjalan keluar dari salah satu gerai fesyen di pusat perbelanjaan Kuningan City, Jakarta, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Fauzan)
Pengunjung berjalan keluar dari salah satu gerai fesyen di pusat perbelanjaan Kuningan City, Jakarta, baru-baru ini. (ANTARA FOTO/Fauzan)

Di sisi lain, komponen ekspor memberikan kontribusi 22,18% dan tumbuh 6,51% pada tahun 2024. Konsumsi pemerintah memberikan kontribusi 7,73% dan tumbuh 6,61%. Ekspor tumbuh positif baik barang migas maupun nonmigas serta ekspor jasa karena beberapa komoditas mengalami peningkatan baik nilai maupun volume, antara lain mesin/peralatan listrik; nikel; serta alas kaki.

Sementara itu beberapa komoditas mengalami peningkatan volume ekspor, namun nilainya menurun diantaranya: bahan bakar mineral; besi dan baja; serta migas. Ekspor jasa meningkat salah satunya disebabkan oleh peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara.

Konsumsi pemerintah memberikan kontribusi 7,73% dan tumbuh 6,61% pada tahun 2024. Komponen konsumsi lembaga non profit rumah tangga (LNPRT) memberikan kontribusi 1,36% dan tumbuh 12,48% pada tahun 2024. Impor menjadi komponen pengurang 20,39% dan tumbuh 7,95% pada tahun 2024.

ADVERTISEMENT

“Komponen LNPRT tumbuh tinggi didorong oleh peningkatan aktivitas selama Pemilu dan Pilkada 2024,” katanya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia