Jumat, 15 Mei 2026

Inflasi Bisa Balik ke ‘Jalan yang Benar’ Karena Ramadan

Penulis : Arnoldus Kristianus
10 Mar 2025 | 21:14 WIB
BAGIKAN
Sejumlah calon pembeli mencari makanan untuk berbuka puasa di Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (8/3/2025). (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Sejumlah calon pembeli mencari makanan untuk berbuka puasa di Pasar Lama, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (8/3/2025). (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)

Sebelumnya Sekjen Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira menjelaskan bahwa deflasi selama dua bulan beruntun harus disikapi dengan hati-hati. Di satu sisi, deflasi mencerminkan turunnya harga barang dan jasa, yang berpotensi menguntungkan konsumen.

Namun, jika terjadi terus-menerus, ini bisa menjadi indikasi bahwa permintaan masyarakat melemah, produksi melambat, dan aktivitas ekonomi berkurang.

“Deflasi dua bulan ini menjadi alarm agar pemerintah lebih waspada dalam menjaga stabilitas ekonomi,” ucap Anggawira.

ADVERTISEMENT

Deflasi turut menunjukkan adanya tekanan pada sektor riil, seperti penurunan konsumsi rumah tangga dan investasi. Dalam konteks Indonesia, deflasi selama dua bulan awal tahun ini bisa dipengaruhi oleh turunnya harga komoditas tertentu, seperti bahan makanan, serta penyesuaian harga setelah periode belanja tinggi akhir tahun. Namun, jika deflasi ini berlanjut, perlu diwaspadai dampaknya terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional.

“Perlu upaya terpadu dalam menjaga pasokan, mengendalikan harga, dan memperkuat daya beli agar momentum Ramadan dan Lebaran menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat dan stabil.” tegas Anggawira.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia