Indonesia Siapkan Paket Kebijakan Ekonomi untuk Hadapi Tarif Trump
Penambahan tarif ini menjadi salah satu fokus negosiasi dengan AS. Lantaran penambahan tarif ini akan membebani eksportir Indonesia. Khususnya, sektor-sektor yang terkena tarif tersebut.
“Dengan tambahan 10% ini ekspor kita biayanya lebih tinggi karena tambahan biaya itu diminta oleh para pembeli agar di-sharing dengan Indonesia, bukan pembelinya saja yang membayar pajak tersebut,” kata Airlangga.
Dia menegaskan, produk ekspor Indonesia ke Amerika Serikat yang terkena lebih tinggi dari negara Asean maupun non Asean adalah garmen, alas kaki, tekstil, furnitur, dan udang. Saat ini pemerintah Indonesia sedang mengutus tim delegasi untuk melakukan negosiasi dengan Pemerintah Amerika Serikat agar ada penerapan tarif yang berimbang antara dua negara tersebut.
“Indonesia meminta, jadi apabila Amerika sudah diberikan tarif berimbang, maka Indonesia juga mengharap kepada 20 produk unggulan Indonesia yang ekspor ke Amerika diberikan tarif yang seimbang pula,” ungkap Airlangga.
Ada beberapa kebijakan dalam negosiasi Indonesia dengan AS. Pertama, deregulasi Non-Tariff Measures (NTMs) melalui relaksasi TKDN sektor ICT dari AS, serta evaluasi larangan terbatas dan percepatan halal. Kedua, peningkatan impor dan investasi dari AS.
Ketiga, menyiapkan insentif fiskal dan nonfiskal dalam bentuk penurunan bea masuk, pajak penghasilan (PPh) impor, pajak pertambahan nilai (PPN) impor. Insentif-insentif tersebut diharapkan dapat mendorong impor dari Amerika Serikat dan menjaga daya saing ekspor ke Amerika Serikat.
“Terkait dengan non-tariff measures, ada beberapa hal yang diminta. Karena itu, Indonesia juga sudah menyampaikan dokumen untuk merespons yang terkait dengan non-tariff measures tersebut,” pungkas Airlangga.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






