Jumat, 15 Mei 2026

Ada Usul untuk Danantara Investasi di Bidang R&D

Penulis : Didik Fibrianto
29 Apr 2025 | 16:40 WIB
BAGIKAN
Tamu undangan memegang katalog badan pengelola investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/2/2025). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)
Tamu undangan memegang katalog badan pengelola investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/2/2025). (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

MALANG, investor.id – Ekonom Universitas Brawijaya (UB), Wildan Syafitri mengungkapkan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagatha Nusantara (Danantara Indonesia) harus turut melihat potensi investasi di bidang riset dan pengembangan (research and development/R&D). Investasi di bidang ini mendorong peran lebih Danantara mendorong sumber daya manusia (SDM) di Indonesia lebih unggul dan berkualitas.

“Danantara itu juga bisa digunakan untuk berinvestasi kepada sumber daya manusia, membiayai beasiswa, penelitian, atau riset. Karena kalau kita ingin investasi kita unggul, alokasi anggaran riset dan development itu harus tinggi,” beber Wildan kepada wartawan, di Malang, Selasa (29/4/2025).

Dia menerangkan, tentu sebagai lembaga pengelola investasi, Danantara dituntut untuk mendatangkan untung di setiap proyek investasinya. Dengan begitu, investor juga akan tertarik untuk bergabung dalam proyek Danantara.

ADVERTISEMENT

Namun demikian, Danantara juga dipercaya sebagai lokomotif pertumbuhan ekonomi Indonesia yang menjadi lebih berkualitas. Oleh karena itu, tak boleh luput dari Danantara adalah mendukung SDM menjadi lebih unggul dan berkualitas. Langkah ini bisa dilakukan Danantara melalui investasi jangka panjang di bidang R&D.

Lebih lanjut, Wildan mengatakan bahwa Danantara sebagai suatu lembaga harus memastikan diri menjaga tata kelola yang baik. Begitu juga setiap insan Danantara yang mesti menjaga integritasnya.

Ada Usul untuk Danantara Investasi di Bidang R&D
Ilustrasi: Investor Daily

“Kepercayaan masyarakat itu penting, juga integritas dari pengelola juga menjadi kunci. Jadi, mereka berintegritas, masyarakat percaya, tentunya banyak investor yang akan tertarik,” kata Wildan.

Sementara itu, Pakar Komunikasi Politik UB Verdy Firmantoro, menerangkan bahwa ada sebagian masyarakat yang kurang percaya dengan kehadiran Danantara. Danantara hadir disaat publik menaruh banyak perhatian terhadap isu korupsi di berbagai instansi pemerintah.

“Kita harus melihat dibalik proyek itu siapa saja, harus dipastikan integritasnya, harus clear. Karena kalau ada konflik kepentingan, maka itu yang akan membuat masyarakat menjadi distrust,” jelas Verdy.

Menurut dia, salah satu hal yang perlu dilakukan Danantara adalah memastikan komunikasi publik dapat berlangsung baik, dengan mengalirkan informasi secara transparan. Danantara yang belakangan dipercaya akan menghimpun aset sampai US$ 1 triliun jadi wajah pemerintah, sehingga citra dan reputasinya juga mesti dipelihara.

“Jadi, orkestrasi komunikasi publik harus dikelola dengan baik agar terhindar dari blunder dan resistensi. Selain itu, menjaga marwah institusi pengelola dana publik harus menjadi pondasi utama yang tidak bisa ditawar,” tutup Verdy.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 9 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia