Jumat, 15 Mei 2026

MBG Baru Sedot Anggaran Rp 5 Triliun, Sri Mulyani: Butuh Kerja Keras 6 Bulan ke Depan

Penulis : Arnoldus Kristianus
1 Jul 2025 | 17:14 WIB
BAGIKAN
Petugas menata buah jeruk untuk paket makan bergizi gratis di Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Senin (30/6/2025). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
Petugas menata buah jeruk untuk paket makan bergizi gratis di Jati Asih, Bekasi, Jawa Barat, Senin (30/6/2025). (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah telah membelanjakan anggaran sebesar Rp 5 triliun untuk pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama semester I-2025. Angka ini baru 7% dari target dalam pagu APBN 2025 yang sebesar Rp 71 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan dana tersebut telah digunakan untuk program MBG bagi 5,5 juta penerima manfaat. Dana ini dibelanjakan oleh 1.863 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam pelaksanaan MBG.

“Realisasi anggaran program makan bergizi gratis hingga 30 Juni 2025 baru mencapai Rp 5 triliun, atau sekitar 7% dari total pagu anggaran dalam APBN yang mencapai Rp 71 triliun,” ucap Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR di Gedung DPR pada Selasa (1/7/2025).

ADVERTISEMENT

Dengan realisasi hingga semester I-2025, maka pemerintah harus mengakselerasi pelaksanaan MBG supaya bisa mencapai target yang telah ditetapkan. Dalam pagu APBN 2025 disebutkan alokasi anggaran program MBG sebesar Rp 71 triliun tersebut.

Dari dana tersebut dialokasikan untuk menjangkau 15,5 juta anak sekolah dan 2,4 juta ibu hamil serta menyusui, dengan total target penerima manfaat sebanyak 17,9 juta jiwa pada tahun ini.

MBG Baru Sedot Anggaran Rp 5 Triliun, Sri Mulyani: Butuh Kerja Keras 6 Bulan ke Depan
Ilustrasi: Investor Daily

Namun dalam perkembangannya, pemerintah menambah target jumlah penerima MBG menjadi 82,9 juta penerima dan jumlah SPPG menjadi 30 ribu SPPG pada tahun 2025 ini. Imbasnya alokasi anggaran MBG bertambah Rp 100 triliun dari Rp 71 triliun menjadi Rp 171 triliun.

“Kalau kita lihat target penerima manfaat di tahun 2025 adalah mencapai 30 ribu SPPG dan 82,9 juta penerima manfaat yang ditargetkan maka masih akan dibutuhkan upaya keras untuk bisa mencapai pada 6 bulan ke depan,” tutur Sri Mulyani.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia