Jumat, 15 Mei 2026

Prabowo Berniat Temui Trump Bahas Tarif

Penulis : Celvin Moniaga Sipahutar
11 Jul 2025 | 16:28 WIB
BAGIKAN
Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

JAKARTA, investor.id – Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa ada peluang Presiden RI Prabowo Subianto menemui langsung Presiden AS Donald Trump.

Pertemuan tersebut guna melobi tarif bea masuk impor Amerika Serikat (AS) yang diberlakukan Trump kepada produk-produk Indonesia. Namun, istana belum memastikan jadwal pertemuan yang dimaksud antara Prabowo dan Trump.

“Ada (rencana pertemuan Prabowo dan Trump), tapi saya belum bisa memastikan kapan,” kata Prasetyo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (11/7/2025).

ADVERTISEMENT

Prasetyo mengatakan, saat ini tim lobi Indonesia yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto masih fokus untuk melanjutkan negosiasi dengan sejumlah pejabat penting di AS. Oleh karena itu, terjunnya Prabowo untuk menemui Trump belum menjadi keharusan dalam waktu dekat ini.

“Sebagai sebuah upaya tentu ada, tapi belum dipastikan untuk akan adanya pertemuan (Prabowo) dengan Presiden Trump,” ungkap Prasetyo.

Prabowo Berniat Temui Trump Bahas Tarif
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara (Jubir) Presiden Prabowo Subianto, Prasetyo Hadi. (Sumber: Kemensesneg)

Negosiasi, kata Prasetyo, diharapkan dapat menurunkan tarif impor 32% yang dikenakan AS terhadap produk asal Indonesia. Pemerintah meyakini bahwa penurunan tarif masih berpeluang tercapai karena proposal yang diserahkan telah menjawab tuntutan Washington.

“Intinya adalah kita berharap apa yang menjadi kebijakan pemerintah Amerika Serikat dapat ditinjau kembali sehingga memberikan keuntungan bagi perdagangan kita,” imbuh Prasetyo.

Sebelumnya, Trump tak mengubah tarif impor sebesar 32% terhadap sejumlah produk asal Indonesia, meskipun negosiasi telah berlangsung dengan Indonesia. Kebijakan ini dinilai dapat mengganggu sektor perdagangan nasional.

Sebagai tindak lanjut, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin langsung negosiasi di Washington DC, AS, untuk menyampaikan sikap resmi Indonesia atas kebijakan tersebut. Dalam upaya diplomasi itu, Airlangga telah menemui sejumlah pejabat penting AS antara lain adalah Secretary of Commerce, Secretary of Treasury, serta perwakilan dari United States Trade Representative (USTR) sebagai respons atas tarif Trump.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia