Kamis, 14 Mei 2026

Indonesia Nego CPO hingga Nikel Terbebas Tarif AS

Penulis : Arnoldus Kristianus
18 Jul 2025 | 14:27 WIB
BAGIKAN
Petani mengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit seusai panen di Desa Leuhan, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Selasa (18/2/2025). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)
Petani mengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit seusai panen di Desa Leuhan, Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Selasa (18/2/2025). (ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah Indonesia menilai masih ada ruang negosiasi agar Indonesia mendapatkan tarif bea masuk 0% untuk sejumlah komoditas sumber daya alam (SDA) yang akan diekspor ke Amerika Serikat (AS). Negosiasi tarif impor akan dilakukan terhadap sejumlah komoditas ekspor Indonesia yang benar-benar dibutuhkan AS.

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso mengatakan, masih tersedia ruang negosiasi tarif untuk komoditas SDA Indonesia, meskipun sudah ada kesepakatan penetapan bea masuk sebesar 19% untuk produk ekspor Indonesia yang masuk ke AS.

“Masih ada ruang negosiasi di sana. Ada beberapa produk komoditas kita yang sangat dibutuhkan oleh Amerika, tidak bisa diproduksi di sana, tapi sangat reliable kalau diekspor dari Indonesia. Itu kita nego supaya tarifnya 0%,” ucap Susiwijono kepada awak media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Jumat (18/7/2025).

ADVERTISEMENT

Beberapa produk yang akan dinegosiasikan untuk memperoleh tarif bea masuk 0% ke AS adalah minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil atau CPO), kopi, kakao, nikel, karet, hingga produk pertanian lainnya.

Susi mengatakan negosiasi tidak berhenti pada sejumlah komoditas itu, sebab masih ada sejumlah komoditas yang akan dinegosiasikan agar bebas bea masuk. Namun hal ini masih menjadi pembahasan antara pemerintah Indonesia dengan United States Trade Representative (USTR)

Indonesia Nego CPO hingga Nikel Terbebas Tarif AS
Komoditas ekspor RI ke AS. (Ilustrasi: Investor Daily)

“Ada beberapa komoditas yang kita mintakan supaya 0% karena sangat dibutuhkan oleh Amerika dan katakan hanya bisa dari Indonesia. Reliable ekspornya dari Indonesia. Jadi itu masih kita negokan banyak sekali dan mudah-mudahan itu bisa 0%. Jadi tidak semuanya kena tarif resiprokal yang final 19%,” tutur Susiwijono.

Susiwijono mengatakan dari total 11.552 komoditas yang tercatat dalam kode Harmonized System (HS), ada 11.474 kode HS yang sudah disepakati agar impor produk tersebut masuk ke Indonesia dikenakan bea masuk 0%.

Indonesia Nego CPO hingga Nikel Terbebas Tarif AS
Komoditas impor RI dari AS. (Ilustrasi: Investor Daily)

Kesepakatan tarif 0% sebenarnya bukan hal baru bagi Indonesia. Sebab dalam perjanjian dagang dengan sejumlah negara Indonesia juga menerapkan tarif 0%. Ia mencontohkan dalam The Asean Trade in Goods Agreement pelaksanaan perdagangan Indonesia dengan mayoritas negara anggota Asean sudah dikenakan tarif bea masuk 0%.

“Sebenarnya skema tarif yang masuk impor 0% itu kan di semua kerjasama FTA (Free Trade Agreement) dan CEPA (Comprehensive Economic Partnership Agreement) kita kan juga 0%,” pungkas dia.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 14 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 31 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 1 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia