Jumat, 15 Mei 2026

Pemerintah Belum Puas Ekonomi Tumbuh 5,12%

Penulis : Arnoldus Kristianus
5 Aug 2025 | 19:53 WIB
BAGIKAN
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dalam konferensi pers pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/8/2025). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih dalam konferensi pers pertumbuhan ekonomi kuartal II-2025 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/8/2025). (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah mengaku belum puas atas pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sebesar 5,12% year on year (yoy) pada kuartal II-2025. Pemerintah mamandang kinerja perekonomian yang baik itu dapat dijadikan momentum memacu pertumbuhan lebih tinggi di masa mendatang.

“Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi juga tidak hanya pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tetapi juga pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan tersebar di seluruh wilayah dari Aceh sampai Papua,” ucap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy dalam konferensi pers di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Selasa (5/8/2025).

Rachmat mengatakan, pihaknya mendorong agar pemerintah bisa menghadirkan pertumbuhan yang bersifat inklusif sehingga dampak pembangunan bisa dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Untuk ke depannya, pemerintah bekerja keras agar kinerja perekonomian ekonomi kuartal II-2025 ini bisa tumbuh berkelanjutan dan mencapai target 5,2% di akhir tahun 2025.

“Pertumbuhan ekonomi sebesar 5,12% ini lebih tinggi dari periode yang sama tahun lalu yang sebesar 5,05%. Angka ini harus kita syukuri. Karena ini adalah momentum kita untuk menjaga akselerasi pertumbuhan ekonomi yang akan datang,” kata Rachmat.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya pada kuartal I-2025 pertumbuhan ekonomi hanya mencapai 4,87%. Lalu pada kuartal II-2025 terjadi pemulihan yaitu menjadi 5,12%. Menurut Rachmat, kinerja perekonomian pada kuartal II-2025 ini menjadi langkah awal bagi seluruh Kementerian/Lembaga (K/L) untuk tumbuh bersama.

Pemerintah Belum Puas Ekonomi Tumbuh 5,12%
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2025. (Sumber: BPS)

“Ini merupakan dari paduan untuk merencanakan pembangunan yang sudah disiapkan sejak tahun sebelumnya. Mulai dari rencana pembangunan jangka panjang nasional dan juga rencana pembangunan jangka menengah nasional yang sudah disiapkan bersama K/L lain,” tutur Rachmat.

Dia menambahkan, upaya mendorong pertumbuhan ekonomi harus dimulai dari belanja pemerintah yang efisien dan terarah, serta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan.

“Kami dari Kementerian PPN/Bappenas tidak hanya bekerja sama dengan setiap K/L yang berkaitan langsung, tetapi juga K/L lain yang berhubungan langsung dengan pertumbuhan ekonomi di daerah, seperti Kementerian Dalam Negeri,” tutur Rachmat.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 51 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia