Kamis, 14 Mei 2026

Sebelum Masuk Danantara, Perum BUMN Ditargetkan Berubah Jadi PT pada September 2025

Penulis : Bambang Ismoyo
25 Aug 2025 | 18:08 WIB
BAGIKAN
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, Senin (25/8/2025). (B-Universe Photo/Bambang Ismoyo)
Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo di Jakarta, Senin (25/8/2025). (B-Universe Photo/Bambang Ismoyo)

JAKARTA, investor.id – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus memproses rencana perubahan status perusahaan umum (perum) menjadi perseroan terbatas (PT). Transformasi ini ditargetkan rampung pada September 2025 dan akan dilanjutkan dengan penggabungan perum ke dalam Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia).

Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, atau yang akrab disapa Tiko, mengonfirmasi bahwa proses kajian hukum saat ini sedang berjalan.

“Lagi berjalan perum, nanti mungkin sebulan lagi kita selesaikan perum-perum menjadi PT,” ungkap Tiko di Jakarta, Senin (25/8/2025).

Setelah resmi berstatus PT, perusahaan-perusahaan baru bisa bergabung dengan Danantara melalui proses inbreng saham. Proses ini direncanakan akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

ADVERTISEMENT

Namun, Kementerian BUMN masih enggan menyebutkan nama-nama perum yang akan diubah statusnya. Tiko menambahkan bahwa aspek hukum terkait peralihan ke Danantara juga masih dalam kajian.

“Lagi dikaji hukumnya (untuk beralih ke Danantara),” pungkas Tiko.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 25 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 55 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia