Kamis, 14 Mei 2026

Kadin Puji Keberanian Menkeu Purbaya Gelontorkan Rp 200 T ke Bank

Penulis : Vinnilya Huanggrio
14 Sep 2025 | 18:31 WIB
BAGIKAN
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersiap mengikuti pelantikan menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (8/9/2025). (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

JAKARTA, investor.id – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai Menteri Keuangan baru, Purbaya Yudhi Sadewa, mengambil langkah cepat dan berani. Padahal, belum sampai satu pekan Purbaya menjabat sebagai bendahara negara sejak dilantik pada Senin (8/9/2025), menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Purbaya pada Jumat (12/9/2025) telah secara resmi menempatkan dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun dari Bank Indonesia ke bank-bank Himbara. Keputusan ini dianggap strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kredit ke sektor usaha.

“Baru tiga hari beliau menjabat, Pak Menteri Keuangan yang baru sudah berani mengambil satu keputusan strategis dengan mengambil dana cadangan pemerintah di BI dan digelontorkan kepada bank-bank Himbara,” ujar Wakil Ketua Umum Kadin, Sarman Simanjorang, Minggu (14/9/2025).

Menurut Sarman, kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat likuiditas perbankan dan memacu penyaluran kredit, baik untuk modal kerja maupun investasi. Tapi ia juga menegaskan, efektivitas langkah ini sangat bergantung pada kecepatan bank-bank Himbara dalam menyalurkan dana tersebut ke sektor riil.

ADVERTISEMENT

“Kalau dana ini cepat bergulir ke pelaku usaha swasta, baik untuk ekspansi, pengembangan pabrik, maupun membuka usaha baru, maka otomatis akan menggerakkan berbagai sektor ekonomi, menciptakan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Kadin Puji Keberanian Menkeu Purbaya Gelontorkan Rp 200 T ke Bank
Perkembangan suku bunga kredit perbankan. (Ilustrasi: Investor Daily)

Pertumbuhan kredit pada Juli 2025 hanya 7,03%, menurun dari bulan sebelumnya sebesar 7,77%. Dengan adanya tambahan likuiditas Rp 200 triliun, diharapkan tren kredit bisa kembali menguat dan menjadi katalis untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi 2025 di kisaran 5–5,2%.

Lebih jauh, Sarman berharap Menkeu Purbaya mampu menjaga keseimbangan fiskal dan menciptakan iklim usaha yang kondusif. “Kami berharap Menteri Keuangan mampu menyesuaikan kebijakan pajak dan insentif dengan kondisi riil yang dihadapi masyarakat dan dunia usaha,” pungkasnya.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 56 menit yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia