Kamis, 14 Mei 2026

Bank Digital Indonesia Dinilai Prospek Besar, Ribbit Capital Investasi di Bank Jago

Penulis : Lona Olavia
4 Okt 2021 | 12:58 WIB
BAGIKAN
Komisaris Anika Faisal, Direktur Utama Kharim indra Gupta Siregar, Direktur Digital Banking Peter van Nieuwenhuizen, dan Head of Product & Marketing Andy Djiwandono dari Bank Jago memperlihatkan tampilan aplikasi Jago dalam acara Media Briefing Peluncuran Aplikasi Jago di Jakarta, Senin (12/4/2021). Mengoptimalkan teknologi terkini, aplikasi Jago dirancang sebagai solusi digital finansial yang dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan dan karakter penggunanya dan berfokus pada kehidupan (life-centric).
Komisaris Anika Faisal, Direktur Utama Kharim indra Gupta Siregar, Direktur Digital Banking Peter van Nieuwenhuizen, dan Head of Product & Marketing Andy Djiwandono dari Bank Jago memperlihatkan tampilan aplikasi Jago dalam acara Media Briefing Peluncuran Aplikasi Jago di Jakarta, Senin (12/4/2021). Mengoptimalkan teknologi terkini, aplikasi Jago dirancang sebagai solusi digital finansial yang dapat dipersonalisasi sesuai kebutuhan dan karakter penggunanya dan berfokus pada kehidupan (life-centric).

JAKARTA, Investor.id - PT Bank Jago Tbk (ARTO) telah menerima suntikan dana dari Ribbit Capital untuk membantu percepatan inklusi keuangan di Indonesia. Ketertarikan investor global tersebut menunjukkan bahwa besarnya prospek bank digital di Indonesia.

Ribbit adalah salah satu investor fintech terkemuka di dunia yang investasinya meliputi Robinhood, Revolut, Affirm, Nubank, Coinbase dan Credit Karma. Namun demikikan,manajemen tidak mengungkap total dana yang telah diraih tersebut.

Direktur Utama Bank Jago Kharim Siregar mengatakan, kehadiran Ribbit menunjukkan minat dan ketertarikan yang tinggi investor kelas dunia terhadap upaya Bank Jago dalam memajukan inklusi keuangan digital di negeri ini.

“Hal ini juga mengonfirmasi besarnya harapan dan kepercayaan investor global terhadap prospek bank digital di Indonesia. Kami tentu menyambut baik partisipasi dan dukungan Ribbit di Bank Jago,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (4/10).

ADVERTISEMENT

Investasi Ribbit menambah daftar pemegang saham kredibel dan memiliki komitmen kuat dalam memajukan Bank Jago sebagai pemain utama di bisnis bank digital. Sebelumnya, Bank Jago telah mendapatkan kepercayaan dari Gojek yang dilakukan melalui bisnis layanan keuangan dan pembayaran digitalnya dan GIC Private Limited.

“Hal ini merupakan bentuk apresiasi investor terhadap bisnis model Bank Jago sebagai bank digital yang melayani mass market, tertanam dalam ekosistem dan menggunakan teknologi terkini. Kami merasa sudah berada di jalur yang tepat untuk membawa Bank Jago ke level yang lebih tinggi lagi,” tambah Kharim.

Managing Partner Ribbit Capital Micky Malka mengatakan, perseroan menyaksikan revolusi perbankan digital di seluruh dunia. Bank Jago adalah fully digital bank pertama di Indonesia dan telah membuat kemajuan luar biasa dalam mengembangkan layanan perbankan digital bagi masyarakat.

"Bank Jago memiliki komitmen yang sangat kuat untuk melayani nasabah melalui produk perbankan digital dengan teknologi mumpuni yang setara dengan pemain global. Kami senang sekali dapat berpartisipasi dalam perjalanan ini," katanya.

Bank Jago telah meluncurkan platform perbankan digital pada 15 April 2021 bertujuan untuk menyediakan akses bagi masyarakat membuka rekening bank secara instan serta memampukan mereka mengelola keuangan secara lebih cepat, simple dan kolaboratif. Melalui adopsi teknologi terkini, aplikasi Jago dirancang khusus untuk mampu tertanam dalam ekosistem digital untuk menghadirkan pengalaman baru dalam bertransaksi yang berfokus pada kehidupan nasabah.

Dalam 12 bulan terakhir Bank Jago telah bermitra dengan ekosistem digital, berbagai platform lending serta wealth management. Aplikasi Jago baru-baru ini diintegrasikan ke dalam aplikasi Gojek sebagai metode pembayaran tanpa uang tunai yang memungkinkan jutaan pengguna Gojek bertransaksi secara seamless, cepat dan efisien. Integrasi bank dengan ekosistem digital secara seamless ini menjadi salah satu milestone perjalanan industri perbankan.

Selain dengan Gojek, aplikasi Jago terintegrasi dengan platform investasi digital Bibit. Integrasi ini memungkinkan jutaan pengguna Bibit membuka rekening bank Jago melalui aplikasi Bibit, dan mengelola investasi mereka secara lebih terencana. Pengguna Bibit bisa melakukan pembelian reksadana secara rutin dengan melakukan autodebet rekening Jago.

Adapun, pangsa perbankan digital di Indonesia masih sangat luas. Apalagi, Indonesia merupakan negara keempat terbesar di dunia dengan populasi masyarakat yang belum memiliki rekening bank (unbanked population). Sebanyak 52% penduduk dewasa atau sekitar 95 juta tidak memiliki rekening bank dan lebih dari 47 juta penduduk dewasa tidak memiliki akses memadai pada kredit, investasi dan asuransi. Sementara di lain pihak, penetrasi smartphone di Indonesia mencapai hingga 70-80%. Hal ini menandakan masyarakat Indonesia secara infrastruktur siap untuk perbankan digital.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 8 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 38 menit yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 49 menit yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 2 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia