Kamis, 14 Mei 2026

23 Perusahaan AntreTercatat di BEI

Penulis : Indah Handayani
18 Feb 2022 | 18:50 WIB
BAGIKAN
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa BEI I Gede Nyoman Yetna. (ist)
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa BEI I Gede Nyoman Yetna. (ist)

JAKARTA, investor.id - Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan hingga saat ini, terdapat 23 perusahaan antre tercatat di BEI. Sedangkan sampai 17 Februari 2022, sebanyak 7 Perusahaan telah mencatatkan saham di BEI dengan total dana yang berhasil dihimpun sebesar Rp 2,1 triliun. "Hingga saat ini, terdapat 23 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," ungkap Nyoman, Jumat (18/2).

Nyoman menyebutkan klasifikasi aset perusahaan yang saat ini berada dalam pipeline saham merujuk pada POJK Nomor 53/POJK.04/2017 adalah empat perusahaan aset skala kecil (aset d ibawah Rp 50 miliar), 10 perusahaan aset skala menengah (aset antara Rp 50-250 miliar). “Serta sembilan perusahaan aset skala besar (aset di atas Rp 250 miliar),” papar Nyoman.

Sedangkan rincian sektornya, Nyoman menyebut tiga perusahaan dari sektor industrials, satu perusahaan dari sektor transportasi & logistik, dua perusahaan dari sektor consumer non-cyclicals, lima perusahaan dari sektor consumer cyclicals, empat perusahaan dari sektor teknologi, satu perusahaan dari sektor healthcare, dua perusahaan dari sektor energi, empat perusahaan dari sektor properti & real estate, dan satu perusahaan dari sektor infrastruktur.

ADVERTISEMENT

“Kami menyambut baik segala jenis dan size perusahaan untuk dapat memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pendanaan, termasuk dalam hal ini perusahaan dari sektor teknologi. Saat ini di pipeline saham BEI terdapat empat perusahaan dari sektor teknologi,” tambahnya.

Terkait dengan detail kegiatan usaha maupun nama calon perusahaan tercatat, Nyoman menegaskan pihaknya belum dapat menyampaikan informasinya sampai dengan diperolehnya izin publikasi dari OJK sebagaimana diatur dalam POJK Nomor X.A.2.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 menit yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 23 menit yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 53 menit yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 1 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 2 jam yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia