Kamis, 14 Mei 2026

Ganas, GoTo Bisa Langsung Masuk Tiga Besar Market Cap BEI

Penulis : Harso Kurniawan
22 Mar 2022 | 18:11 WIB
BAGIKAN
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Foto: Ist
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Foto: Ist

JAKARTA, Investor.id – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bisa masuk tiga besar kapitalisasi pasar alias market cap di Bursa Efek Indonesia (BEI), begitu listing pada April mendatang. Hal ini terjadi berdasarkan aturan free float terbaru BEI.

UBS dalam catatan harian menegaskan, bobot GoTo ke indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI bisa mencapai 9% begitu listing, sama seperti dua pemain besar mapan, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI/BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA/BBCA). Dengan pembobotan seperti itu, GoTo bisa menentukan pergerakan IHSG, bak BBCA dan BBRI.

Bagaimana hitung-hitungannya? UBS menegaskan, GoTo memang hanya melepas 4,35% saham melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO). Namun, total free float mencapai 66,7%.

UBS mencatat, BEI menetapkan lima kriteria saham yang masuk hitungan free float dalam regulasi baru. Pertama, kepemilikan saham kurang dari 5%. Kedua, saham bukan pengendali dan perusahaan terafiliasi. Ketiga, saham nonmanajemen. Keempat, saham nonsimpanan. Kelima, saham scriptless di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

ADVERTISEMENT

Berdasarkan prospektus IPO GoTo, total saham dengan kepemilikan kurang dari 5% mencapai 66,7%. Artinya, ini bisa masuk perhitungan market cap saham GoTo di BEI.

“Mulai 1 April 2022, perhitungan IHSG berubah dari full market cap menjadi berbasis free float. Dengan perspektif ini, IPO GoTo akan diuntungkan dari perubahan formula ini. Dengan free float 66,7%, GoTo merupakan salah satu emiten dengan free float tertinggi,” tulis UBS, Selasa (22/3/2022).

Di sisi lain, aturan baru free float akan mendepak tiga emiten penghuni 10 besar market cap BEI, yakni PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) yang kini berada di posisi delapan, PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) di posisi sembilan, dan PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Penggantinya adalah PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN).

Namun, dengan asumsi free float GoTO sebesar 66,7%, perusahaan ini akan masuk tiga besar, sedangkan CPIN terlempar ke posisi 11.

Sebelumnya, GoTo akan melepas 52 miliar saham melalui IPO, dengan harga penawaran Rp 316-346 per saham, sehingga target raihan dana Rp 16,43 triliun sampai Rp 17,99 triliun. Masa penawaran awal (bookbuilding) IPO GoTo diperpanjang menjadi 15-24 Maret 2022 dari tadinya 15-21 Maret 2022. Akibatnya, perkiraan pelaksanaan IPO hingga listing GoTo mundur.

Berdasarkan prospektus IPO GoTo terbaru di laman e-ipo.co.id, Senin (21/3/2022), perkiraan tanggal efektif IPO menjadi 30 Maret 20022, IPO 1-5 April 2022, perkiraan penjatahan 5 April, distribusi saham secara elektronik 6 April, dan pencatatan saham di BEI 7 April 2022.

Dalam prospektus sebelumnya, perkiraan tanggal efektif jatuh pada 2225 Maret, IPO 29-31 Maret, penjatahan 31 Maret, distribusi saham 1 April, dan listing pada 4 April 2022. 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia