Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel). Foto: Perseroan.

PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel). Foto: Perseroan.

Laba Melesat 129%, Saham Mitratel (MTEL) Mau ke Mana?

Kamis, 7 April 2022 | 18:35 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel membukukan kinerja yang ciamik pada tahun 2021. Tercatat, tahun lalu, MTEL meraih laba bersih Rp 1,381 triliun atau tumbuh 129,4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Adapun, pada tahun ini, anak usaha PT Telkom Indonesia Tbk tersebut menargetkan pendapatan yang tumbuh 10-11% dan EBITDA naik 13%.

Baca juga: Dilego Indika dan Lo Kheng Hong, Mitrabahtera (MBSS) Berbalik Bukukan Laba US$ 11 Juta

Namun, di tengah kinerja yang positif, saham MTEL masih belum memperlihatkan pergerakan yang memuaskan. Pada perdagangan Kamis (7/4/2022), saham MTEL ditutup di Rp 760 atau melemah 0,65%. Adapun harga saham initial public offering (IPO) MTEL yang dilakukan pada November 2021 adalah Rp 800. Artinya, saat ini harga saham MTEL di bawah harga IPO.

Technical Expert BRI Danareksa Sekuritas (BRIDS) Hadyatma Dahna Marta menilai, secara mendasar harga saham di pasar itu sangat berbeda pengaruhnya terhadap harga saham yang sesuai fundamental. Harga saham di pasar selain dipengaruhi fundamental juga dipengaruhi oleh beberapa katalis, baik itu katalis global maupun katalis domestik dan juga dipengaruhi psikologi market serta berita-berita positif maupun negatif. 

“Sepertinya di pasar belum ada berita-berita positif terkait MTEL dan hanya RUPS yang menjelang tanggal 22 April ini yang akan menjadi katalis tambahan,” ungkap Marta dalam Investalk Series-MTEL secara daring, Kamis (7/4/2022).

Menurut dia, dengan performance perusahaan yang luar biasa, kemungkinan saham MTEL ke depan akan lebih baik.

Marta menambahkan, secara teknikal, sebenarnya saham MTEL cukup baik dengan masih bergerak konsolidasi di level Rp 750-850. Sedangkan, dua pekan terakhir, saham MTEL bergerak di area demand di level Rp 760-765 yang diikuti dengan inflow atau akumulasi dari investor asing.

“Sehingga, ini seharusnya bagus dalam jangka pendek atau menengah, MTEL akan segera rebound dan kalau kita lihat net value 86 miliar selama dua minggu terakhir transaksi cukup besar. Dan, harga belum ke mana-mana dan average price-nya di sekitar Rp 769 sehingga harga saat ini di Rp 760 harusnya wajar untuk kita melakukan akumulasi atau kumpulin nyicil beli MTEL,” papar Marta.

Baca juga: Mau Mudik? Berikut Update Tarif Tol Trans-Jawa

Untuk para investor yang membeli saham IPO MTEL dan mempertahankannya, Marta menyarankan, agar bisa kembali membeli MTEL dengan potensi rebound.

“Target terdekat rebound-nya di level Rp 775. Jika dia melewati level tersebut maka dia akan rebound sampai Rp 850 hingga potential upside sekitar 5% dari harga saat ini. Dan, tentu kita bisa menjaga batas cutloss itu di sekitar Rp 740. MTEL cukup okay untuk kita mulai pertimbangkan beli atau akumulasi beli,” tutup dia.

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN