Jumat, 15 Mei 2026

Gandeng Yayasan BSMU, BSI (BRIS) Tawarkan 100 Beasiswa Inkubator Bisnis ISDP 2022

Penulis : Lona Olavia
21 Apr 2022 | 14:55 WIB
BAGIKAN
IST
IST

JAKARTA, investor.id - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI bersama Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat (BSMU) berkolaborasi dalam luncurkan Program Beasiswa Islamic Sociopreneur Development Program (ISDP) Tahun 2022. Program ini sejalan dengan program pemerintah dalam mendukung tumbuh dan berkembangnya usaha UKM. 

Director Retail Banking Bank Syariah Indonesia, Kokok Alun Akbar menyampaikan ISDP merupakan bentuk komitmen BSI dalam mendukung perkembangan UMKM yang juga diharapkan bisa melahirkan wirausaha muda muslim yang memiliki kemandirian ekonomi. 

“Bisnis yang dibangun diharapkan mampu melakukan pemberdayaan dan edukasi kepada masyarakat. Diharapkan juga dapat membuka lapangan kerja baru sehingga membantu kesejahteraan ekonomi bagi masyarakat di sekitarnya,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (21/04/2022).

ADVERTISEMENT

Dari program ISDP yang sudah berjalan tercatat sudah ada 130 penerima manfaat yang berasal dari 7 kampus berbeda dengan bisnis sustain 59 orang dan telah membuka sebanyak 211 lapangan kerja. Pada tahun 2022 ini akan kembali dibuka untuk 100 peserta terbaik dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Harapannya peserta ISDP bisa tumbuh menjadi Sociopreneur yang akan berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia dan mewujudkan masa keemasan Indonesia sebagai Indonesian Future Sociopreneur.

Direktur Eksekutif Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat, Sukoriyanto Saputro berharap para awardee dan alumni program ISDP 2022 dapat mendukung visi global Sustainable Development Goals atau pembangunan berkelanjutan. 

“Semoga Program Beasiswa Islamic Sociopreneur Development Program 2022 bisa sejalan dengan program BSI dan pemerintah dalam mendukung tumbuh dan berkembangnya usaha UKM,” kata Sukoriyanto. 

Sesuai visi Islamic Development Program (ISDP) tahun 2022 Yayasan Bangun Sejahtera Mitra Umat bersama dengan BSI berupaya untuk membentuk serta mendukung berkembangnya wirausaha sosial yang berwawasan Islam di Indonesia.

Tahun ini, Yayasan BSMU berkomitmen melakukan serangkaian proses inkubasi dan pelatihan usaha untuk kalangan mahasiswa yang memiliki bakat di sektor wirausaha dari 50 kampus di Indonesia.

Dalam program ini, Yayasan BSMU mencari, mendidik, dan membina bukan hanya entrepreneur yang menargetkan keuntungan bisnis semata, tetapi juga yang memiliki wawasan, serta skill usaha yang baik, dan berdampak kepada masyarakat serta lingkungan.

Dengan berbagai tantangan saat ini, Indonesia membutuhkan banyak “sociopreneur” baru yang diharapkan bisa memiliki kemampuan bisnis serta orientasi profit serta dampak sosial yang baik.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia